Harga Bawang Naik dan Langka, Pedagang Terpaksa Pasok Dari Padang

Ekonomi  SENIN, 12 MARET 2018 , 16:39:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Harga Bawang Naik dan Langka, Pedagang Terpaksa Pasok Dari Padang

Pedagang Bawang Prabumulih/RMOLSUMSEL/Dede Suhen

RMOL. Harga bawang di Pasar Inpres Kota Prabumulih terus merangsak naik sejak satu minggu terakhir. Bawang putih yang sebelumnya dijual Rp 20 ribu per kilogram kini naik Rp 5 ribu menjadi Rp 25 ribu.

Begitupun bawang merah, semula Rp 24 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 32 ribu atau naik Rp 8 ribu.

Sefti salah satu pedagang mengungkapkan jika kenaikkan harga bawang tersebut terjadi karena kelangkaan bawang itu sendiri akibat Kota Brebes yang merupakan daerah penyuplai bawang tengah dilanda banjir.

"Jadi petani disano gagal panen. Busuk galo tanaman bawangnyo oleh terendam," ungkapnya, Senin (12/3).

Untuk memenuhi permintaan pasar, kata Sefti, para pedagang terpaksa mengambil bawang dari Padang. Meskipun saat ini bawang padang juga cenderung mengalami kenaikkan harga.

"Bawang padang sebelumnyo Rp 20 ribu, ini la naek jugo jadi Rp 28 ribu," ujarnya.

Meski mengalami kenaikkan, kata Sefti, namun masyarakat tetap membeli hanya saja jumlah terjadi pengurangan jumlah pembelian. "Pembeli beguyur. Tapi yang biaso beli sekilo ini jadi setengah kilo, yang setengah jadi beli seperempat," terangnya.

Lebih lanjut, Sefti menuturkan walapun saat ini keberadaan bawang Brebes mengalami kelangkaan stok, namun sejumlah masyarakat masih banyak yang berminat. "Masih banyak yang nanyo, olehnyo kalo bawang Brebes itu lebih gurih, ketimbang bawang Padang," tuturnya.[rik]



Komentar Pembaca
Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00