Super Gawat.. Trailer Pengangkut Semen Terjebak Berhari-hari

Daerah  SENIN, 12 MARET 2018 , 15:35:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Super Gawat.. Trailer Pengangkut Semen Terjebak Berhari-hari

Tersangkut/RMOLSUMSEL/M Wiwin

RMOL. Kerusakan Jalan Letkol H Mahmud Abu Hasan atau yang lebih dikenal dengan jalan cor beton Batu Kuning, oleh warga Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), kembali menelan korban”.

Tak tanggung-tanggung, kali ini tiga unit trailer yang mengangkut semen dari pabrik PT Semen Baturaja terjebak di salah satu ruas jalan rusak disana. Posisinya persis di sebuah tanjakan. Jaraknya hanya beberapa kilometer saja dari Pasar Induk Batu Kuning, Baturaja.

Kondisi tersebut membuat jalan tersebut menjadi putus dan tidak bisa dilalui kendaraan truk dan sejenisnya. Sehingga banyak kendaraan yang bertonase besar tak bisa melintas dan terparkir memanjang berbaris ke belakang di sisi kiri jalan. Baik dari arah Baturaja maupun sebaliknya.

Pantauan portal ini, dua diantara tiga unit trailer yang mogok dan terjebak di jalan rusak itu hanya menyisakan ruang sempit. Jika dipaksakan, space sempit itu memang bisa dilalui kendaraan roda empat, semacam Avanza dan sejenisnya saja. Itu pun, dengan kondisi pas-pasan.

Ardi, salah satu sopir trailer dibincangi RMOLSumsel, Senin (12/3), mengaku dirinya sudah terjebak di tanjakan jalan itu sejak Kamis (8/3) lalu. Trailer yang disopirinya mengangkut semen dengan tujuan kota Palembang.

Namun, sampai hari ini, dirinya belum sampai tujuan. Kondisi jalan rusak dan beratnya beban trailer DAF yang dikemudikannya, itu tak mampu menanjak. Kendaraan gandeng itu mundur dengan sendirinya. Naasnya, ban bagian belakang terperosok ke bagian jalan yang becek dan berlumpur. Alhasil, terjebak sampai sekarang.

Kalau yang satu itu (sambil nunjuk trailer satunya) patas As. Satunya lagi, sama, terperosok juga,” tandas Ardi seraya berharap jalan itu dapat segera diperbaiki.

Sementara, Andi, sopir truk sawit yang dibincangi di lokasi, mengaku sering melihat kendaraan terjebak dan terperosok di ruas jalan tersebut. Bahkan sebelum ini, sudah ada kejadian serupa. Namun saat ini, kendaraan yang dimaksudkannya itu sudah berhasil lolos.

Ya sering Pak. Karena saya kan selalu lewat jalan ini kalau ngantar sawit. Kemarin saja karena ada kejadian ini, mobil saya ikut antri karena macet panjang,” ungkapnya.

Diketahui, jalan cor beton Batu Kuning itu, merupakan jalan lingkar atau jalan alternatif bagi pengendara dari Baturaja yang hendak menuju Palembang atau sebaliknya, tanpa melalui kawasan Lubuk Batang.

Mobil bertonase besar memang tidak bisa melintas lewat Lubuk Batang lantaran terdapat rel kereta api di atas badan jalan. Sedangkan jalan cor beton ini, juga memangkas beberapa kilometer dibandingkan melalui Lubuk Batang.

Sementara itu, warga Baturaja berharap agar instansi terkait dapat menindak tegas kendaraan yang bertonase besar melintas di ruas jalan cor beton Batu Kuning. Ini mengingat, jalan tersebut bukan diperuntukkan bagi kendaraan yang bermuatan lebih dari delapan ton.[rik] 

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00