Tak Cukup Hidupi Tiga Istri, Sopir Ini Jadi Pengedar

Kriminal  SENIN, 12 MARET 2018 , 10:30:00 WIB

Tak Cukup Hidupi Tiga Istri, Sopir Ini Jadi Pengedar

net

RMOL. Merasa bertanggung jawab telah menikahi tiga istrinya, membuat penghasilan Djuhair yang bekerja sebagai sopir truk jasa ekspedisi kurang banyak.

Karena itu dia kelimpungan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari ketiga istrinya tersebut.

Warga Perumahan Puri Kalitengah, Sidoarjo tersebut kemudian memutar otak mencari solusi.

Namun, pilihannya berujung bui. Sebab, dia menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Sepak terjangnya selama setahun terakhir pun terhenti. Unit Reskrim Polsek Gedangan membekuknya di Jalan Raya Porong pada Jumat malam (9/3).

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan satu poket sabu-sabu (SS) seberat 0,68 gram. Djuhair diringkus di depan kantor PLN Porong.

Malam itu, dia sedang menunggu calon pembeli. Pria yang sehari-hari bekerja di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tersebut tidak sadar bahwa pemesan narkoba adalah polisi yang sedang menyamar.

"Ditangkap tanpa perlawanan," ujar Kanitreskrim Polsek Gedangan Ipda Supratman seperti diberitakan JPNN.

Dia menerangkan bahwa pengungkapan itu merupakan buah dari informasi masyarakat.

Dua pekan sebelum penangkapan, pihaknya mendapat informasi adanya transaksi mencurigakan di sekitar Jalan Raya Porong.

"Indikasinya jual beli narkoba," ucapnya.

Laporan itu ditelusuri. Hingga akhirnya, petugas mendapat akses untuk berkomunikasi dengan Djuhair.

Mereka pun membuat janji untuk bertransaksi SS. "Masih dikembangkan, bandarnya dari luar kota," kata Supratman.

Djuhair mengaku mendapat pasokan SS dari Pasuruan. Dia membeli barang haram tersebut dari pria berinisial LO.

"Dulu kenal di pelabuhan," tuturnya. Djuhair nekat menjadi pengedar narkoba karena tertarik keuntungan yang bisa diraup.

Dia membeli 1 gram SS seharga Rp 1,2 juta. Narkoba pesanan itu dikirim dengan sistem ranjau di sekitar tanggul lumpur.

Djuhair kemudian memecahnya menjadi dua paket. Nah, per bagiannya dijual Rp 800 ribu. "Itu untuk paket yang namanya Supra," jelasnya.

Djuhair juga melayani pembeli yang ingin mengisap SS paket hemat. Harganya Rp 300 ribu per poket. Djuhair membagi 1 gram SS menjadi delapan poket. '

"Untungnya untuk pemasukan tambahan," ungkapnya. [rhd] 

Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00