Ini Dia Isu Strategis Sumsel 2019

Ekonomi  SENIN, 12 MARET 2018 , 08:57:00 WIB | LAPORAN: RAHMAD RAMLI

Ini Dia Isu Strategis Sumsel 2019

RMOLSumsel

RMOL. Dari hasil pembahasan rapat sinkronisasi untuk Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019 dan arahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJD) Sumsel 2005-2025, ada beberapa isu strategis yang harus dilakukan pada tahun depan.

Arahan RPJPD Sumsel tahun 2005-2025 ini sendiri merupakan tahap keempat 2018-2023 yang bertujuan   memantapkan pertumbuhan ekonomi dan menegaskan arah pembangunan ekonomi.

Kemudian memantapkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat, pembangunan yang berorientasi pada pemanfaaatan sumber daya yang berkelanjutan, pembangunan pemerintahan yang adil,  jujur, bersih dan bertanggung jawab.

"Isu strategis pembangunan tahun 2019 adalah pendidikan dan kesehatan berkualitas serta integrasi jaminan kesehatan. Pengurangan kemiskinan, infrastruktur dan konektivitas. Peningkatan produktivitas, nilai tambah daya saing dan hilirisasi pertanian, pasca Asian Games. Reformasi birokrasi, stabilitas keamanan. Pemilu legislatif dan Pemilu kepresidenan," ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumsel Ekowati Retnaningsih saat rapat di Griya Agung beberapa waktu lalu.

Untuk isu kemiskinan dan Gini Rasio, sepertinya tidak ada perubahan yang siginifikan dari tahun 2017 lalu.

Dimana pertumbuhan ekonomi Sumsel 2017 adalah 5,56 persen atau hanya berani naik 0,03 persen di tahun 2019.

Sementara untuk tingkat kemiskinan Pemprov Sumsel, belum berani berspekulasi mengurangi angka kemiskinan. Di tahun 2017 angka kemiskinan maksimal Sumsel mencapai 12,69 persen atau diproyeksi naik hingga 0,31 persen.

Demikian juga angka pengangguran Sumsel, tetap tidak perubahan hingga tahun depan yakni 4 persen.

Hal yang sama untuk Gini Rasio yang tetap diangka 0,36 persen. Gini Rasio adalah penggambaran kesenjangan ekonomi di suatu wilayah. Semakin kecil angka gini rasio maka semakin baik kesenjangannya.

Untuk daerah miskin diprediksi Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masih tetap yang tertinggi yakni diperkirakan mencapai 19,49 persen.

Angka kemiskinan Sumsel termasuk tinggi secara nasional. Di Sumsel angka kemiskinan mencapai 12,69 persen (tahun 2017). Sementara angka kemiskinan nasional sebesar 8 persen. [rhd]



Komentar Pembaca
Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00