Hoax, Jokowi: Kadang Saya Pun Merasa Jengkel

#hashtag  KAMIS, 08 MARET 2018 , 08:52:00 WIB | LAPORAN: RAHMAD RAMLI

Hoax, Jokowi: Kadang Saya Pun Merasa Jengkel

fb jkw/ net

RMOL. Penyebaran berita hoaks yang begitu masif di Indonesia dirasakan sendiri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Presiden pun mengaku merasa jengkel dengan berbagai fitnah yang menimpa dirinya.

Bahkan saking jengkelnya, Presiden Jokowi pun menulis dua tulisan di akunnya dengan tema berita hoaks, kemarin sekitar pukul 08.00 WIB. Tulisan pertama.

Penyebaran berita bohong dapat menyebabkan perpecahan bangsa. Jadi ya hati-hati. Entah motifnya ekonomi, motif politik -- tidak boleh seperti itu.

Saya sudah memerintahkan kepada kepolisian untuk mengejar dan memberi tindakan tegas para pelaku penyebar kabar bohong atau hoax. Selesaikan, tuntaskan, jangan setengah-setengah.

Tadi di Sentul, para wartawan mengatakan kepada saya bahwa dengan terungkapnya jaringan penyebar hoax di Tanah Air, media sosial saat ini sudah lebih tenang.

Tapi, tidak. Kabar-kabar bohong masih hangat. Saya perintahkan untuk diselesaikan sampai tuntas supaya benar-benar adem.

Selanjutnya empat jam kemudian tepatnya pukul 12.19, Jokowi menulis kembali diakunnya.

Ini masih tentang hoax. Terus terang, kadang-kadang saya pun merasa jengkel. Saya pernah dituduh sebagai seorang anggota Partai Komunis Indonesia. Padahal, PKI dibubarkan tahun 1965, sementara saya lahir 1961. Berarti saya baru berumur empat tahun.

Masak ada PKI balita? Itu yang memfitnah ngawur.

Kendati saya jengkel, atau marah, kemarahan saya itu tidak akan ada gunanya jika diluapkan. Namun, masyarakat tetap harus diingatkan soal kebohongan itu.

Sekarang saya juga blak-blakan. Kalau tidak diingatkan seperti itu masih ada yang percaya juga.

Saya titip pesan kepada Bapak/Ibu semua, jangan mudah dipengaruhi oleh fitnah-fitnah dan kabar bohong. Jangan sampai saling mencela dan menjelekkan karena kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air.

Demikian unggahan Presiden Jokowi yang kedua. Tak seperti biasanya untuk satu tema, biasanya satu tulisan. Namun kali ini presiden mengunggah dua sekaligus.

Seperti biasa, tanggapan warganet berdatangan, baik yang pro maupun kontra.

Bodohhhhh yang melakukan itu, nggak otak, nggak bisa bepikir yang baik, ditangkap saja Pak, bikin pelajaran aja Pak buat yang lain, Presiden saja tidak dihormati bagimana mau jadi manusia yag baik, itu setan Pak, Saya Yakin Dan Percaya Bapak Jokowi 2 Periode, Saya Mengajak Semua Elemen Masyarakat Indonesia Yang Membaca Tulisan Saya Ini, Perhatikan Apa Yang Sudah diberi Oleh Bapak Kita, Dengan Pembangunan yang Baik Maka Mari Kita Dukung Bapak Jokowi Untuk 2 Periode, Agar Kita Menuju Bangsa Yang Sejahtera, Adil dan Makmur. Tulis Christian Dewa

Sementara Edi Karjan menulis Tenang pak biarkan org org zholim trhdp bapak..Allah tdk tidur dan maha mengetahui...kita doakan saja org"yg zholim dan sirik itu agar di pulihkan otak dan pikiran nyaaa..agar betul"...sadar.

Test DNA aja pak..! Kalo benar knapa takut pak, saran Ijank Carwita. [rhd]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00