KH Ma'ruf Amin Minta Jokowi Grasi Abu Bakar Baasyir

Hukum  RABU, 28 FEBRUARI 2018 , 18:45:00 WIB

KH Ma'ruf Amin Minta Jokowi Grasi Abu Bakar Baasyir

KH Ma'ruf Amin/Net

RMOL. Grasi adalah salah satu dari lima hak yang dimiliki kepala negara di bidang yudikatif, yaitu hak memberikan Grasi, Amnesti, Abolisi, Remisi dan Rehabilitasi. Grasi adalah Hak Presiden untuk memberikan pengurangan hukuman.

Maka dari itu Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin mengaku pernah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo, agar Ustaz Abu Bakar Baasyir dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Hal ini terkait dengan permintaan sejumlah ulama agar ustaz yang tengah menjalani hukuman pidana tersebut mendapatkan perawatan yang layak di RSCM.

"Saya pernah menyampaikan dan presiden merespons bagus. Ya setuju, dan beliau sangat apresiasi untuk bagaimana beliau di rawat rumah sakit," ucap Kiai Ma'ruf di kompleks Istana Negara, Jakarta pada Rabu (28/2).

Ustaz Abu yang dijatuhi vonis penjara selama 15 tahun, belakangan kondisi kesehatannya terus menurun. Bahkan sering sakit-sakitan akibat pembengkakan di kakinya.

Nah, Kiai Ma'ruf tidak hanya meminta ustaz yang telah menjalani masa hukuman sekitar sembilan tahun tersebut diobati, tapi juga berharap presiden memberikan grasi untuknya.

"Beliau (Baasyir) sakit supaya diobati. Kemudian juga diberikan semacam kalau bisa dikasih grasi, ya itu terserah presiden," pungkasnya seperti diberitakan JPNN.[rik]

Komentar Pembaca
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00