Hey Kamu.. Pemesan Isu Dan Donatur Muslim Cyber Army Bersiap Ditangkap

Hukum  RABU, 28 FEBRUARI 2018 , 16:57:00 WIB

Hey Kamu.. Pemesan Isu Dan Donatur Muslim Cyber Army Bersiap Ditangkap

MCA/RMOL

RMOL. Perang terhadap HOAX dan penyebar ujaran kebencian terus didengungkan.

Bahkan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran mengatakan setelah berhasil menangkap lima dari sembilan otak kelompok Muslim Cyber Army (MCA), pihaknya akan memburu siapa pemesan dan penyandang dana dari kelompok tersebut.

"Untuk pengembangan interogasi siapa yang menyuruh, bagaimana korelasi mereka dengan pihak lain, itu dalam hari berikutnya kami akan dalami," kata Fadil di gedung Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim, Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).

Pendalaman nantinya, kata Fadil pihaknya mencoba untuk menemukan siapa pemesannya, apakah menyangkut satu partai politik ataupun tokoh tertentu. Mengingat dari cara kerja mereka yang memilki timeline isu yang akan diramaikan di sosial media, Fadil menduga memang ada yang memesannya.

"Ini kami dalami, siapa yang order, adakah kaitannya dengan ormas atau organisasi dan parpol apapun, kasih kami waktu," terang Fadil.

Mantan Kapolres Jakarta Barat itu juga belum bisa menyimpulkan soal penyandang dana kelompok yang memiliki ribuan anggora tersebut lantaran tengah didalami oleh tim analis Direktorat Siber.

"Baik dari siapa yang menyuruh dan dari mana mendapat modal.

Untuk mengetahui apa motif mereka Fadil mengaku dengan cara tanya jawab yang dilakukan secara terintegrasi satu sama lain. Berpegang kepada digital forensik, pihaknya yakin bakal menemukan motif mereka menyebarkan isu negatif dan berita bohong di sosial media.

Fadil menjelaskan Muslim Cyber Army terbagi menjadi, Cyber Moeslem Defeat Hoax, dimana didalamnya terdapat 145 member dan lima admin grup. Wadah ini, lajut Fadil sebagai tim yang melakukan setting opini yang hendak dimainkan oleh grup mereka.

Lalu, The Family Team Cyber, grup rahasia yang hanya terdiri dari sembilan orang member dimana hanya berisi orang-orang yang berpengaruh di dalam grup lainya untuk mengatur dan merencanakan sebuah berita agar dapat diviralkan secara terstruktur.

"Ini tim elitnya sebagai pemegang kebijakan, mereka komunikasi menggunakan aplikasi Zello," beber Fadil seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Fadil juga membeberkan United Muslim Cyber Army dengan jumlah anggota 102.064 dengan 20 member dijadikan wadah untuk menampung semua postingan dari member MCA baik itu berita, video dan gambar alias meme sebagai rujukan untuk diviralkan.

Sementara, Sniper Army Team sebagai tim elit dari kelompok ini yang bertugas memonitoring akun-akun lawan untuk kemudian dilaporkan ke Facebook agar dimatikan atau dinonaktifkan oleh Facebook sehingga tidak bisa diakses lagi.[rik] 

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00