Presiden SFC Ganti Baru Motor Kitum

Sosial  SABTU, 24 FEBRUARI 2018 , 18:30:00 WIB

Presiden SFC Ganti Baru Motor Kitum

Dodi Reza/RMOLSUMSEL/Yosep Indra Praja

RMOL. Masih ingat peristiwa hilangnya motor Kitum Risda Kasinda. Warga asal desa Sebokor Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin yang kehilangan motornua saat menonton pertandingan Sriwijaya FC kontra Bali United di babak semifinal Piala Presiden beberapa waktu lalu.

Cerita hilangnya motor Kitum saat itu menjadi viral di media sosial lantaran perjuangan dirinya bersama dua anaknya yang ingin menyaksikan langsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Perjalanan tiga jam dari tempat tinggalnya ternyata tak sebanding dengan nasib malang yang didapat.

Sudah tak dapat tiket nonton, bapak dua anak ini malahan kehilangan sepeda motor yang merupakan alat transportasi andalannya sehari-hari. Namun setelag peristiwa itu, beruntung Presiden SFC Dodi Reza menjadi terenyuh mendengar kabar tersebut dan berniat mengganti sepeda motornya dengan tang baru

Presiden klub Sriwijaya Fc, Dodi Reza menyerahkan langsung sepeda motor baru untuk buruh sawmil yang tinggal di Desa Nusa Makmur, Dusun II, RT 04 Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin itu. Bersama dua anaknya, Kitum juga menerima sebuah jersey original Tim Laskar Wong Kito.

"Saya prihatin dengan kejadian seperti ini. Banyak sekali yang memang kita dengar kehilangan sepeda motor seperti ini. Namun perjuangan Kitum, patut kita apresiasi, karena saya terenyuh nelihat perjuangannya yang menempuh jarak jauh demi menyenangkan anak-anaknya untuk nonton SFC," kata Dodi.

Dodi menilai perjuangan Kitum patut dijadikan contoh sebagai suporter sejati yang memang penuh perjuangan. "Perjuangan ini, yang membuat hati saya terenyuh. Ini contoh suporter yang sejatinya. Kita tidak tahu apa yang dialami enam jam pulang pergi, penuh resiko demi Sriwijaya FC. Hal ini yang patut kita banggakan,"  ujarnya.

"Supporter lain harus mencontoh yang seperti Kitum lakukan, dia tidak minta diskon tiket, atau apapun dari manajemen. Dia juga tidak ingin ribut atau berkelahi di jalanan, " tambahnya.

Disisi lain, Dodi secara tegas meminta oengelola Jakabaring Sport City untuk lebih meningkatkan pengamanan. Menjaga seluruh aset, termasuk kendaraan milik penonton. Apalagi, nanti di Liga1 Sriwijaya FC akan menjalani sejumlah laga home yang membuat para fans datang menyaksikan secara langsung.

Sementara Kitum dan kedua anaknya mengaku senang dengan respon yang ditunjukkan oleh Sriwijaya FC. Kepada Dodi, ia mengaku tak akan luntur dalam mendukung Sriwijaya FC yang memang jadi tim kesayangan keluarganya. Meskipun kehilangan sepeda motor, ia tidak trauma.

"Apapun yang terjadi saya tetap dukung Sriwijaya FC. Anak saya ngefans sekali dengan Teja Paku Alam dan Hamka Hamzah, karenanya ingin saksikan langsung saat itu," ungkapnya. Lebih jauh, iapun berharap prestasi Sriwijaya Fc kedepan akan lebih baik lagi dengan komitmen dan semangat yang ada di tubuh tim saat ini.[rik]


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00