Kumandang Takbir Antar Nanda Raka ke Peristirahatan Terakhirnya

Ragam  RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 11:33:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Kumandang Takbir Antar Nanda Raka ke Peristirahatan Terakhirnya

Teman-teman dan guru-guru antar Raka ke peristirahatan/RMOLSumsel-del

RMOL. Takbir 'Allahuakbar' menggema di upacara pemberangkatan almarhum Nanda Raka Fadzila (13) ke pemakaman hari ini, Rabu (21/2). Raka adalah siswa SMP Negeri 1 Kota Pagaralam yang meninggal akibat tenggelam di Air Terjun Sendang Derajat kemarin.

Penelusuran RMOLSumsel di lapangan mendapat informasi bahwa Nanda Raka merupakan anak sulung pasangan Angga Agus Susanto dengan Rani Purnamasari. Ia diketahui tenggelam kemarin sekira pukul 13.30 WIB. Ia berhasil dievakuasi pagi ini dalam keadaan sudah tak bernyawa.

Almarhum merupakan salah seoarang siswa, yang bersama-sama pergi ke tempat kejadian perkara (TKP) dalam rangka pembuatan film pendek untuk kegiatan sekolah. Tak seorang pun menyangka, syuting film pendek tersebut merupakan kegiatan terakhir almarhum.

Teman-temannya juga masih belum paham ketika almarhum, sosok yang kerap disapa Black Jack ini membuat cap telapak tangannya di plang nama Objek Wisata Air Terjun Sendang Drajat.  Di papan nama tersebut, Raka meninggalkan kenang-kenangan berupa cap dua telapak tangan yang disilangkannya.

Setelah berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.35 WIB pagi ini, jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Besemah untuk di outopsi. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka yang beralamat di Kampung Sawah,  Kelurahan Tumbak Ulas, Kota Pagaralam, untuk disahalatkan. Selanjutnya Raka diantar ke peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum Kota Pagaralam.

Isak tangis dan doa mewarnai prosesi pemakaman almarhum. Tidak hanya keluarga yang bersedih, seluruh dewan guru serta pelajar yang merupakan teman satu sekolah Nanda Raka Fadzila di SMP Negeri 1 Kota Pagaralam berbelasungkawa serta mendoakannnya.

Pada prosesi pemberangkatan secara serentak para pelajar dan guru-guru mengumandangkan kalimat takbir.  Kalimat Takbir dikumandangkan mengingat Raka merupakan siswa yang baik, multitalenta serta berprestasi membanggakan baik di lingkungan sekolah maupun di luar jam sekolah.

Menurut salah seorang gurunya, Icha, sebenarnya kegiatan Pembuatan Film Pendek yang dilakukan kelompok Raka ini sudah dilakukan di Rumah Baghi Pelang Kenidai. Namun usai dari lokasi,  korban mengajak guru pembimbingnya untuk kembali mengambil video di Air Terjun Sindang Drajat.


"Korban ini mandi di lokasi tengelam itu bersama temannya Agung. Saat itu Nanda dan Agung sama-sama main disekitar lokasi, namun tiba-tiba kedua tertarik oleh pusaran air yang besar. Guru pembimbing korban berusaha menyelamatkan dengan menarik korban dan Agung. Namun hanya agung saja yang berhasil ditarik sedangkan korban terlepas dari tangan Agung dan langsung tengelam," kata sang guru di sela isak tangisnya. [ida]



Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00