PR Harnojoyo-Fitri Selesaikan Masalah Palembang

Politik  SENIN, 19 FEBRUARI 2018 , 22:23:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

PR Harnojoyo-Fitri Selesaikan Masalah Palembang
RMOL. Tingkat kesejahteraan masyarakat dapar dicapai tidak hanya dengan pembangunan fisik saja. Dimana, tingkat kesejahteraan dapar dicapai dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat.

Hal itulah, sampai Harnojoyo yang terus dilakukan pihaknya dengan, peningkatan alokasi anggaran pendidikan menjadi 26,9% di tahun 2018, peningkatan alokasi Keseahatan sebesar 14,5% jauh diatas saran pusat sebesar 10%.

"2009 lalu alokasi anggaran pendidikan kita hanya 11% dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), sekarang 26,9% jauh diatas saran pusat sebesar 20%. Karena kami menargetkan, tahun 2019 tidak ada lagi sekolah yang jelek di Palembang," jelasnya saat memaparkan visi, misi dan pembangunan, pada Rapat Paripurna Istimewa yang dilaksanakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, Senin (19/2/18).

Lebih lanjut disampaikan Harnojoyo, pada pemaparan visi misi ini, dirinya bersama Fitrianti Agustinda yang memjadi calon Wakil Walikota Palembang, bukan memberikan janji-janji jika nanti terpilih kembali melanjutkan pembangunan Palembang.

Karena, program pembangunan yang disampaikan adalah program kerja yang sudah berjalan dan siap diteruskan hingga tahun 2023 mendatang.

Seperti program peningkatan perekonomian masyarakat, melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pengembangan lapangan kerja dan daya beli masyarakat.

Dengan meningkatnya perekonomian masyarakat, maka akan menjadi dasar pemerintah untuk mengukur kesejahteraan masyarakat dan apa yang menjadi kekurangan dalam menyelesaikan apa yang dibutuhkan masyarakat.

Karena, ketiga program dasar tersebut, merupakan variabel yang berkaitan untuk menentukan dan mengukur hasil Index Pembangunan Manusia (IPM).

"Hal utama dalam pembangunan adalah bagaimana membangun dasarnya. Gotong royong dan subuh berjamaah adalah salah satu bagian dari dasar pembangunan manusia yang bertanggung jawab. Karena jika dasar sudah dibangun, maka pemerintah akan lebih mudah melakukan pembangunan fisik," ulasnya.

Lebih lanjut disampaikan Harnojoyo, pertumbuhan ekonomi Kota Palembang saat ini juga dapat dilihat dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Palembang perkapita atas harga berlaku, menunjukkan trend yang positif.

PDRB atas konstan tahun 2010, Kota Palembang mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Dan ini menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

"PDRB Kota Palembang tahun 2013 sebesar Rp74 triliun dan pada tahun 2016 meningkat memjadi Rp87 triliun atau naik 17,3%. Artinya, setiap tahun pertumbuhan ekonomi Palembang terus mengalami peningkatan secara keseluruhan," sampainya.

Harnojoyo mengatakan, saat ini memang masih banyak sejumlah masalah seperti, kondisi jalan, masalah kemacetan, sampah, genangan air dan kawasan kumuh masih terjadi di Kota Palembang.

Dengan latar belakang permasalahan yang masih tersisa tersebut, maka dari itu dirinya bersama Fitrianti Agustinda kembali maju untuk menuntaskan persoalan yang masih tersisa dan akan diselesaikan pada tahapan selanjutnya.

Melihat potensi serta geografis Kota Palembang, maka untuk melanjutkan program tersebut, maka telah disiapkan program pemerataan pembangunan dengan visi yang ditawarkan kepada masyarakat Kota Palembang yakni Palembang EMAS Darussalam yang akan diselesaikan dalam kurun waktu 2018-2023.

"Palembang EMAS Darussalam adalah, kota yang aman, damai, tentram, makmur dan sejahtera serta adanya harmoni antara kehidupan manusia dan alam. 2018-2023 menjadi langkah kami jika memang kembali dipercaya masyarakat sebagai Walikota dan Wakil Walikota, untuk menyelesaikan pembangunan serta persoalan yang masih tersisa," tuturnya.

Harnojoyo cukup senang dengan seluruh paparan dan program yang disampaikan seluruh calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang. Khususnya perhatian terhadap Ketua Rukuk Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang menjadi garda terdepan jalannya roda pemerintahan.

"Perhatian terhadap RT/RW adalah hal penting, dari kami baru bisa meningkatkam insentif RT/RW sebesar Rp100 ribu dan 2018 jadi Rp500 ribu. Karena, selama ini kami terus brupaya untuk meningkatkan kesejahteraan garda terdepan Pemeritahan. Artinya, apa yang direncanakan seluruh calon sejalan dengan harapan kami dan Fitrianti Agustinda terkait peningkatan insentif ketua RT/RW," ulasnya.[rik]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00