Ini Dia Otak Pelaku Pembunuhan Sales Kaligrafi Demak

Laporan : Muhammad Wiwin

Kriminal  SABTU, 17 FEBRUARI 2018 , 11:55:00 WIB

Ini Dia Otak Pelaku Pembunuhan Sales Kaligrafi Demak

RMOLSumsel

RMOL. Jajaran Polres OKU berhasil menangkap otak dari kasus pembunuhan Ibrahim, sales kaligrafi asal Demak di kosan 2 Putri Gang Berkah Karang Sari Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur yang terjadi pada 23 Desember 2017 silam.

Pelaku atas nama Endi Yori (22) warga Bukit Pam Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Baturaja Timur. Ia ditangkap Jumat (16/2) sekitar pukul 22.30 Wib.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Kasat Reskrim AKP Alex Andrian SKom, Sabtu (17/2), menjelaskan, keberhasilan pihaknya menangkap pelaku berkat adanya informasi dari masyarakat yang memberitahukan bahwa salah seorang pelaku pembunuhan sales kaligrafi yang sudah buron selama hampir dua bulan atas nama Endi terlihat berada di kosan di Lorong Binjai.

Berbekal info itu Kasat bersama Kanit Pidum dan anggota langsung bergegas ke lokasi yang dimaksud. Dan benar saja orang yang selama ini dicari-cari selama hampir dua bulan itu berada disana.

Awalnya, pelaku saat ditangkap tidak melakukan perlawanan, namun saat akan dibawa ke Mapolres OKU tak disangka Endi mencoba melarikan diri.

Tak ingin buruannya kabur Kasat pun dengan sigap memerintahkan anggotanya untuk menembak kaki Endi.

"Tindakan tegas dan terukur terpaksa kita lakukan, karena kalau tidak pelaku bisa meloloskan diri," tegas Kasat.

Endi sendiri kata Kasat, dinilai paling licin dan sulit untuk ditangkap. Bahkan sebelumnya, polisi sempat kehilangan jejak saat memburunya di tempat persembunyiannya di Jakarta.

Sekedar mengingatkan, kasus pembunuhan ini bermula dari rasa sakit hati tersangka Ariyo karena ditegur korban saat sedang mengapel ke kosan pacarnya yang bersebelahan dengan kontrakan Ibrahim.

Pelaku dengan pacarnya sering kumpul kebo. Jadi ditegur korban. Merasa tak senang Ariyo menghubungi Tio dan Endi untuk merencanakan penganiayaan terhadap korban serta rekan satu kamarnya yakni Kholil Romadhon dan M Nur Efendi,” beber Kasat Reskrim.

korban Ibrahim sendiri tewas dengan mengalami luka tusuk tembus di bagian leher, luka menganga akibat bacokan parang di bagian perut dan luka tusuk di bagian dada dan beberapa bagian belakang.

Atas perbuatannya para pelaku diancam dengan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, pasal 338 tentang pembunuhan dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman mati. [rhd]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00