Dansatgas Punya Formula Atasi Kebakaran Sekaligus Tingkatkan Produktivitas

Sosial  JUM'AT, 16 FEBRUARI 2018 , 21:51:00 WIB

Dansatgas Punya Formula Atasi Kebakaran Sekaligus Tingkatkan Produktivitas

RMOLSUMSEL

RMOL.Cegah Karhutla dengan metode pemberdayaan masyarakat, melalui media Bios 44, berlangsung di Dusun Setia Harapan, Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Jumat (16/2).
 
Komandan satuan tugas (Dansatgas), Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) wilayah Provinsi Sumatera Selatan, yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP mengajak seluruh jajarannya untuk melakukan pencegahan Karhutla.

"Walaupun cuaca saat ini musim hujan, kita harus tetap waspada, apalagi dalam waktu dekat tepatnya pada bulan Agustus 2018 mendatang. Sumsel akan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara Asian Games XVIII," ujarnya.

Selain melakukan pemantauan dan patroli, secara rutin selama 1x24 jam setiap hari oleh Satgas Karhutla Provinsi Sumsel, Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. juga melakukan pendekatan kepada masyarakat di wilayah rawan terjadinya kebakaran.

Lebih lanjut Danrem  mengajak masyarakat bersama-sama melestarikan lingkungan dengan tidak membakar. Caranya, Korem 044/Gapo mempunyai inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas hasil perikanan serta pertanian yaitu Bios 44 yang akan diberikan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

"Bios 44 adalah Bio Struktur (Dekomposer Gambut) yang merupakan agen hayati yang dapat mempercepat proses pembusukan material organik lahan gambut," paparnya

Selain mengatasi kebakaran lahan gambut, juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perikanan, perkebunan, peternakan dan juga dapat menetralisasi limbah serta menyuburkan lahan bekas tambang.
 
Di wilayah Sungai Rengit Banyuasin ini, mayoritas merupakan lahan gambut sangat cocok untuk diberi Bios 44. Pada kolam budidaya ikan maupun persawahan dan perkebunan.

"Bios 44 ini dapat menetralisir keasaman tanah atau meningkatkan Ph tanah. Ikan maupun tanaman akan tumbuh dengan subur, sehingga akan meningkatkan hasil produktivitasnya," terang Danrem.
 
Sementara itu pemilik lahan Bapak H. Somad (53) yang kolam ikannya dikunjungi Danrem 044/Gapo beserta rombongan, mengaku senang mendapat bantuan Bios 44 sebagai pupuk alternatif dalam budidaya ikannya.

Disini daerah lahan gambut yang airnya masam, untuk pelihara ikan susah karena banyak yang mati dan perkembangannya sangat lambat, dengan adanya Bios 44 ini, ikan peliharaan tidak mati lagi dan pertumbuhannya dapat normal cepat besar,” ungkap Haji Somad.
 
Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Dusun Setia Harapan yang juga Ketua Kelompok Tani Harapan Bapak Parjo mengatakan, pada awalnya mengenal Bios 44 berkat informasi dari Danramil 401-08/Talang Kelapa Kapten Kav Janti Sianturi. Dimana Bios 44 hasil inovasi Korem 044/Gapo adalah dalam rangka mencegah Karhutla, sekarang Bios 44 telah berkembang digunakan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Dengan adanya Bios 44 ini, masyarakat kami sudah tidak lagi bakar lahan, karena dengan hasil produktivitas memelihara ikan maupun bercocok tanam sudah meningkat dan penghasilan masyarakatpun turut meningkat. Untuk itu, masyarakat Dusun Setia Harapan mengucapkan terimakasih kepada TNI Korem 044/Gapo atas pemberian Bios 44 ini," ujar Kadus Setia Harapan.[sri/Bubun]
 



Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00