Perubahan Jamsoskes ke BPJS, RS Tetap Melayani

Sosial  RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 12:17:00 WIB

Perubahan Jamsoskes ke BPJS, RS Tetap Melayani

Dirut RSUD Dr H M Rabain Muara Enim, dr H Suwandi Safitra SpA/RMOLSUMSEL

RMOL.Terhitung sejak 1 Januari 2018, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H M Rabain Muara Enim, tidak lagi melayani para pasien yang menggunakan Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) Sumsel Semesta.

Jamsoskes sendiri merupakan program kesehatan yang bekerjasama dengan Pemprov Sumsel, yang mana untuk menikmatinya cukup menyerahkan KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Agar masyarakat miskin tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, kini tengah mengintegrasikan program Jamsoskes Sumsel Semesta ke BPJS Kesehatan kelas 3.

Dirut RSUD Dr H M Rabain Muara Enim, dr H Suwandi Safitra SpA, menjelaskan pada tahun 2018 ini, Pemkab telah menyiapkan 1.600 kuota bagi masyarakat miskin supaya mendapat pelayanan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.

"Integrasi ini merupakan kebijakan Pemda. Jadi warga miskin yang selama ini menggunakan Jamsoskes (KTP-KK) mulai tahun ini dialihkan menggunakan kartu BPJS Kesehatan kelas 3,” terangnya, Selasa (13/2).

Kata Suwandi lagi, untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas 3 yang iurannya dibiayai oleh Pemkab Muara Enim, kewenangannya ada di Dinas Sosial.

"Tim verifikasinya ada di Dinas Sosial, jadi nanti yang menilai masyarakat ini layak tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan kelas 3 dibiayai pemkab, itu tim Dinas Sosial,” bebernya.

Kemudian, sambung dia, selama masa peralihan dari Jamsoskes ke BPJS Kesehatan, Pemkab mengeluarkan kebijakan, yakni bagi masyarakat miskin yang akan berobat pertama kali ke rumah sakit, dan belum mempunyai kartu BPJS Kesehatan tetap akan dilayani.

"Namun tidak bisa berkali-kali mendapatkan layanan ini. Yang dilayani saat berobat pertama saja. Karena itu, setelah berobat pertama ke rumah sakit, kita anjurkan supaya datang ke Dinas Sosial agar diverifikasi. Sehingga diketahui apakah mereka berhak untuk mendapatkan kartu BPJS Kesehatan dibiayai oleh pemda atau tidak,” tuturnya.

Integrasi tersebut, lantaran selama ini program Jamsoskes dinilai tidak memberikan kontribusi maksimal bagi Pemkab Muara Enim.

Sementara itu, Bupati Muara Enim, H Muzakir Sai Sohar, meminta tim yang memverifikasi masyarakat miskin bekerja dengan serius dan hati-hati.

"Supaya masyarakat miskin yang mendapatkan program BPJS Kesehatan dibiayai oleh Pemkab ini tetap sasaran,” pesannya.[sri/edwinsyah]

Komentar Pembaca
Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

Ahoker Ingin Dukung Prabowo-Sandi

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00