Tak Lapor Dana Kampanye, Paslon Bisa Gugur

Politik  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 15:46:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Tak Lapor Dana Kampanye, Paslon Bisa Gugur

Ilustrasi/net

RMOL. Meski telah ditetapkan sebagai pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumsel oleh KPU Sumsel, namun  pasangan calon gubernur-wakil gubernur Sumsel tersebut bisa saja gugur andai tidak melaporkan dana kampanye kepada penyelenggara pemilu.

Ketua KPU Sumsel Asphani mengatakan, masing-masing pasangan calon gubernur-wakil gubernur wajib melaporkan dana kampanye kepada pihaknya.

"Setiap calon harus melaporkan dana kampanye, jika tidak melapor bisa digugurkan sebagai peserta," ujar Aspahani.

Dia mengatakan, sesuai aturan besaran dana kampanye satu pasangan calon maksimal Rp 97 miliar, tidak boleh melebihi angka yang telah ditetapkan KPU.

"Setelah dilakukan hitung-hitungan, pembuatan APK (Alat Peraga Kampanye) biaya kampanye maka ditetapkan dana kampanye maksimal Rp 97 miliar untuk satu pasangan calon," kata dia.

Jumlah dana kampanye tersebut lanjut dia, hanya bersifat imbauan karena belum ada sanksi yang kuat, namun semua pasangan calon wajib melaporkan dana kampanye.

Lebih lanjut, laporan dana kampanye tersebut akan diaudit untuk memastikan dana kampanye yang diterima masing-masing pasangan calon sudah sesuai aturan.

Aspahani menambahkan, untuk besaran sumbangan dana kampanye juga akan dibatasi. Untuk perorangan sumbangan maksimal Rp75 juta, sedangkan perusahaan Rp 750 juta.


"Perusahaan pelat merah, seperti BUMN dan yang berkaitan dengan negara tidak boleh menyumbang," pungkasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00