Jalur Tikus Alternatif Hindari Kemacetan Palembang

Laporan: Rahmad Sandi

Ragam  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 11:15:00 WIB

Jalur Tikus Alternatif Hindari Kemacetan Palembang

Pelajar Melintasi Jalur Tikus/RMOLSUMSEL/Rahmad Sandi

RMOL. Kepadatan kendaraan diruas Jalan Kota Palembang seakan menjadi permasalahan klasik bagi warga, terutama pada jam Kerja dan Sekolah. Namun, hal tersebut nampak tak berlaku bagi sisiwi kelas 2 SMA disalah satu sekolah dikota Palembang.

Sebut saja Melati (17), penduduk Asli Kota Palembang ini enggan memikirkan persoalan itu. Melati lebih memilih Jalan Tikus atau melalui lorong-lorong kecil sebagai jalur lintasnya untuk menjalankan Aktivitas sehari-hari.

"Kalau mau pergi atau pulang sekolah, saya lewat jalan tikus kak. Sekarangkan macetnya dimana-mana pak, apalagi pas pulang sekolah yang berbarengan dengan orang pulang kerja,"ujar warga yang tinggal dikawasan Stadion Kamboja, Kota Palembang saat dibincangi, Selasa (13/2).

Lalu, ketika dibincangi lebih lanjut, Melati yang sedang melintas digang sempit perumahan yang terletak dibelakang Kodam II Sriwijaya, menyempatkan diri menerangkan jika gang yang sedang dilintasinya inilah disebutnya sebagai jalur Alternatif agar terhindar dari kemacetan.

"Ya kak, pulang pergi sekolah lewat gang inilah kak, soalnya didepan itu macet parah. Enakan lewat sini kak jalan lancar, apa lagi saat posisi seperti ini, tidak bawa helm,"ungkapnya sembari senyum-senyum sendiri.[rik]



Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00