Tangkap dan Adili Dalang Kekerasan Tokoh Agama

Hukum  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 10:01:00 WIB

Tangkap dan Adili Dalang Kekerasan Tokoh Agama

RMOL

RMOL. Dalam negara hukum kekerasan, anarki dan main hakim sendiri tidak dibenarkan.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan meminta aparat hukum mengungkap siapa dalang di balik aksi kekerasan terhadap beberapa tokoh agama.

"Polisi harus mengungkap ada apa di balik penyerangan ini," kata Zulkifli, Selasa (13/2).

Setelah penganiayaan terhadap ustad di Bandung dan bhiksu di Tangerang, terjadi serangan terhadap seorang pastur di Yogyakarta. Zulkifli mencurigai ada upaya mengadu domba dan memecah belah bangsa di balik aksi ini.

"Karena itu saya imbau masyarakat jangan sampai terprovokasi oleh aksi ini," kata Zulkifli yang juga ketua umum DPP PAN.

Ia menegaskan, tindakan kekerasan itu harus dikutuk keras karena berpotensi mengadu domba masyatakat.

"Saya mengutuk keras tindakan seperti itu, harus kita lawan," tegasnya.

Ditanya mengenai respons polisi yang terkesan lambat saat menangani kasus serangan terhadap ustad dan lebih tanggap dalam kasus serangan terhadap pastor, Zulkifli mengatakan ia percaya sepenuhnya terhadap profesionalisme polisi.

Karena itu Zulkifli meminta masyarakat menyerahkan penanganan masalah ini sepenuhnya kepada polisi.

"Saya percaya polisi profesional dan bisa mengungkap kasus ini," pungkasnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.[rik]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00