Jadi Cawako, Ridho Yahya: Paslon Tunggal Bukan Seperti Tanding Bola Voli

Politik  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 21:20:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Jadi Cawako, Ridho Yahya: Paslon Tunggal Bukan Seperti Tanding Bola Voli

H Ridho Yahya/RMOLSumsel-dek

RMOL. Pasangan Calon Walikota (Cawako) dan Wakil Walikota (Cawawako) Prabumulih H Ridho Yahya dan H Andriansyah Fikri, Senin (12/2), ditetapkan sebagai paslon tunggal oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Prabumulih setelah mendapat dukungan dari seluruh partai politik (Parpol).

Nah, mengenai proses yang berbeda dari pemilihan kepala daerah (pilkada) sebelumnya, Ridho Yahya meminta agar KPU Prabumulih meningkatkan sosialisasi tentang cara pemilihan.

"Kita minta KPU memberdayakan seluruh elemean seperti elemen kelurahan, RT dan RW untuk mengajak masyarakat menyalurkan hak pilihnya," ungkapnya.

Menurut Ridho, masih banyak masyarakat yang salah dengan beranggapan kalau calon tunggal dipastikan menang. Padahal, meskipun hanya ada satu calon namun masyarakat tetap harus mencoblos.

"Anggapan salah kalau tidak mencoblos kita menang. Bukan seperti main voli, kalau musuh tidak ada itu otomatis menang. Masyarakat tetap harus mencoblos," ujarnya.

Sementara Ketua KPU Prabumulih Muhammad Takhyul mengatakan dengan ditetapkannya satu calon atau calon tunggal tersebut pihaknya akan meningkatkan partisipasi masyarakat. Ini dilakukan agar masyarakat oaham tata cara memilih dan mengubah pandangan masyarakat yang berfikiran kalau dengan calon tunggal otomatis akan menang.

"Jangan sampai salah pengertian dan terlena tidak mau datang pada masa pemilihan," terangnya.

Mengenai masa kampanye, Takhyul menjelaskan akan dimulai terhitung tanggal 15 Februari 2018 selama empat bulan sampai tangga 23 Juni mendatang.

"Kalau besok belum boleh kampanye. Tapi kalau sosialisasi sebagaimana biasanya ya silahkan karna beda dengan kampanye," jelasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Mobil Esemka Aslinya Dari China

Mobil Esemka Aslinya Dari China

RABU, 23 JANUARI 2019 , 17:00:00

Soal Baasyir, Harusnya Dikaji Dulu Baru Action

Soal Baasyir, Harusnya Dikaji Dulu Baru Action

RABU, 23 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ada Pelanggar HAM Berat Di Kabinet Jokowi

Ada Pelanggar HAM Berat Di Kabinet Jokowi

SELASA, 22 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Jokowi Usai Kukuhkan TKD Sumsel

Jokowi Usai Kukuhkan TKD Sumsel

MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 , 18:21:00