Komite IV DPD RI Dengar Langsung Keluhan Pemerintah di Sumsel

Ekonomi  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 17:28:00 WIB | LAPORAN: ERIK OKTA

Komite IV DPD RI Dengar Langsung Keluhan Pemerintah di Sumsel

Kunker Komite IV DPD RI/RMOLSUMSEL/Erik Okta

RMOL. 10 anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia yang tergabung dalam Komite IV mendatangi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Senin (12/2) siang.

Ketua Komite IV DPD RI Siska Marleni sekaligus ketua rombongan Komite IV dalam kunjungan kerja (Kunker) tersebut mengaku bahwa kedatangan mereka dalam agenda penyusunan daftar inventarisasi masalah RUU tentang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

"Kedatangan kami kali ini terkait keingintahuan tentang bagaimana peningkatan pajak serta kendala yang dihadapi Pemerintah Sumsel. Terlebih pihaknya kerap mendengar keluhan dan kendala merealisasikan target pajak untuk pembangunan di daerah.

"Kami ingin mendengar langsung keluhan tersebut makanya petemuan di gedung Ruang Rapat Lantai II Graha Bina Praja Pemprov Sumsel ini menghadirkan seluruh perwakilan dinas terkait mulai dari Pemprov Sumsel, Pemerintah Kabupaten dan Kota serta Stake Holder yang terkait. Termasuk juga untuk mendapatkan masukan, saran dan aspirasi daerah sebagai dasar untuk merancang dan membahas RUU, agar memperoleh informasi mengenai pajak dan retribusi sebagai sumber utama PAD, informasi mengenai ketergantungan fiskal dan keuangan daerah terhadap pusat dalam pelaksanaan otonomi daerah," ungkap Siska.

Sebagaimana diketahui lanjut Siska, PAD yang rendah menyebabkan tingginya ketergantungan
daerah terhadap pusat, faktor yang mempengaruhi rendahnya PAD adalah kontribusi Perusahaan Daerah terhadap pendapatan daerah yang masih kecil, tingginya derajat sentralisasi dalam bidang perpajakan, karena semua jenis pajak utama yang paling produktif baik pajak langsung maupun tidak
langsung diambil oleh pusat.

"Pajak daerah yang belum mampu menjadi sumber utama PAD menjadi fokus kami untuk pemerataan pembangunan di daerah tentunya," sambungnya.

Ditempat yang sama Kepala Badan Pendapatan Daerah Sumsel, Neng Muhaibah mengakui masih kesulitan dalam hal penagihan pajak terutama bagi pengusaha yang memiliki alat berat. Maka dari itu ia menginginkan adanya peraturan baru tentang pemungutan pajak kendaraan alat berat.

"Kalau di daerah tambang dan perkebunan banyak jalan rusak karena kendaraan alat berat, nah saya berharap bagaimana UU yang baru nanti mengatur itu semua sehingga bisa meningkatkan PAD," katanya.

Sumsel sendiri melakukan penarikan untuk PAD diantaranya pajak kendaraan, bea balik nama, rokok, pajak bahan bakar. Untuk realisasi penerimaan tahun 2017 dari target Rp 8,9 triliun, realisasi yang didapat Rp 8,1 triliun atau 91,5 persen untuk pendapatan daerah.

"Tentunya kepada 10 anggota DPD Republik Indonesia yang tergabung dalam Komite IV yang dibawah langsung oleh Ketua Komite IV DPD RI Siska Marleni ini, kami berharap mampu merumuskan jalan keluarnya dalam RUU tentang PAD. Sehingga apa yang dicita-citakan terkait peningkatan PAD dan pemerataan pembangunan dapat terwujud," harapnya.

Pantauan RMOLSumsel, anggota DPD yang hadir diantaranya, John Pieris (Provinsi Maluku), Bambang Sadono (Provinsi Jawa Tengah), Budiono (Provinsi Jawa Timur), Abdul Gafar Usman (Provinsi Riau), Ahmad Kanedi (Provinsi Bengkulu), Ghazali Abbas Adan (Provinsi Aceh), dan Leonardy Harmainy (Provinsi Sumatera Barat).[rik]



Komentar Pembaca
Mendagri Bikin TNI Cemburu

Mendagri Bikin TNI Cemburu

SENIN, 29 JANUARI 2018 , 13:00:00

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 21:00:00

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00