Geram Minta Bupati Realisasi Perbup BTA

Sosial  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 16:34:00 WIB

Geram Minta Bupati Realisasi Perbup BTA

Perwakilan Pemkab Banyuasin menemui massa Geram/RMOLSUMSEL

RMOL. Puluhan orang dari organisasi masyarakat Islam dan pemuda tergabung di Gerakan Rakyat Mengaji (Geram) datangi Kantor Pemkab dan Kantor DPRD Kabupaten Banyuasin, Senin (12/2).

Aksi damai ini untuk mendesak Bupati Kabupaten Banyuasin agar dapat segera membuat peraturan bupati tentang baca tulis Alquran, sebelumnya Peraturan Daerah No 15 Tahun 2014 tentang Baca Tulis Alquran (BTA) telah dibuat DPRD Kabupaten Banyuasin.

Belum dibuat Perbup tindaklanjut dari Perda  menjadi pertanyaan besar ormas Islam di Kabupaten Banyuasin hingga terjadi aksi damai.

Perwakilan massa diterima pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, yang diwakili Rislani Algofar Asisten II, bidang ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita sampaikan aspirasi dari masyarakat Geram ini. Pada dasarnya pihak kami juga ingin mencerdaskan masyarakat Banyuasin," tuturnya di depan massa.

Rislani juga menegaskan, pihak Pemerintah Kabupaten Banyuasin cukup peka terhadap permasalahan itu, namun ia meminta masyarakat sedikit bersabar.

"Kita tinggal menunggu waktunya saja perda itu dikeluarkan. Jadi pastinya Pemkab juga mau mencerdaskan masyarakat Banyuasin," janji dia.

Kepada RMOLSumsel, massa Geram mengaku perwakilan IPNU Banyuasin, PP HIMBA, BKPRMI Banyuasin, GPANSOR/Banser Banyuasin, PD GPII Banyuasin, Pemuda Muhammadiyah,  serta Front Pembela Islam (FPI) .

Tuntutan massa aksi yaitu meminta Bupati Banyuasin segera mengeluarkan Perbub pendidikan baca tulis Alquran, serta meminta mengevaluasi kinerja Kabag Kesra Kabupaten Banyuasin.

"Kabag Kesra  kami anggap tidak menyelesaikan persoalan baca tulis Alquran, " ungkap  salah satu massa aksi Amri S Sos yang juga Sekretaris Umum BKPRMI Kabupaten Banyuasin.

Pihak massa juga tetap meminat dukungan moral dari DPRD Banyuasin agar mendukung Bupati untuk realisasi Perbub tersebut.

"Pemerintah tidak melihat sama sekali masalah ini serius. Namun baca tulis Alquran  tetap berjalan di masyarakat. Kalau Perbub itu tidak di buat karena alasan dana itu tidak masuk akal," tandasnya.[sri/Bubun]




Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00