Dewan Sumsel Soroti Perusahaan Tambang di Lahat dan Muaraenim

Sosial  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 10:46:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Dewan Sumsel Soroti Perusahaan Tambang di Lahat dan Muaraenim

Truk Penambang Batubara Lahat/net

RMOL. Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan mengingatkan agar seluruh perusahaan pertambangan batubara yang berada di wilayah Lahat dan Muara Enim untuk memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar mulut tambang.

"Komisi IV sudah meninjau ke PT Bumi Merapi Energy yang tambangnya ada di kaki Bukit Tunjuk, kondisinya saat ini sangat mengkhawatirkan, karena rawan terjadi longsor jika terus di eksplorasi. Ada juga PT Pria Menara yang tambangnya sudah sangat dalam hingga 60 meter, bahkan sudah tidak ada lagi batubaranya. Tapi, perusahaan belum juga melakukan reklamasi terhadap galian batubara tersebut. Boleh saja melakukan eksplorasi batubara, tapi jangan sampai perusahaan hanya mengambil keuntungan tanpa memikirkan dampak negatif dari kegiatan tersebut," tegas Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, RA Anita Noeringhati, saat diwawancarai, Senin (12/2).

Menurutnya, lahan bekas galian batubara seharusnya bisa termanfaatkan, seperti contoh menyulap lahan tersebut menjadi taman wisata atau Eco Park.

"Jika bisa diubah menjadi taman wisata kan artinya ada bentuk kepedulian dari perusahaan bahwa lingkungan perlu dijaga. Jangan mereka (red, perusahaan batubara) hanya mengambil keuntungan saja. Kami minta agar semua perusahaan batubara mentaati aturan dari pemerintah daerah khususnya untuk kelestarian lingkungan," imbuh Politisi Partai Golkar ini.

Masih kata Anita, untuk angkutan batubara pihaknya berharap aktivitas pengangkutan batubara yang melintas di jalan umum harus benar-benar dihentikan.

"Sudah banyak keluhan dari masyarakat, khususnya yang melintas dari Lahat ke Palembang. Dari satu mulut tambang saja, kemacetan di jalan umum bisa terjadi berkilo-kilo, apalagi disana banyak perusahaan yang tidak jauh dari jalan umum," bebernya.

Oleh karena itu, pihaknya ingin agar manajemen perusahaan batubara bisa duduk bersama dengan Dishub Sumsel juga Komisi IV DPRD Sumsel untuk membahas Perda yang wajib ditaati.

"Perda yang sudah ada harusnya bisa ditaati, jangan sampai masyarakat malah yang jadi korban sehingga tidak bisa menikmati fasilitas jalan umum yang baik," tegasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Politik15 Januari 2019 18:12

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat