Satu Minggu 300 Unit Rumah di Perumahan SGC Jakabaring Sold Out

Ekonomi  MINGGU, 11 FEBRUARI 2018 , 20:07:00 WIB

Satu Minggu 300 Unit Rumah di Perumahan SGC Jakabaring Sold Out

RMOLSUMSEL

RMOL. Baru diperkenalkan Desember tahun lalu, perumahan Sriwijaya Griya Cemerlang (SGC) Jakabaring ternyata memiliki banyak peminat. Hal itu terlihat daei unit rumah yang sudah habis terjual atau sold out.

Kepada RMOL Sumsel, Direktur Sriwijaya Griya Cemerlang (SGC), Kesyar Saropi menyampaikan, 300 unit rumah tahap pertama yang dibangun pihaknya di Jakabaring sudah habis terjual.

Bahkan itu terjadi dalam waktu sekitar satu minggu setelah pihaknya bersama Wakil Gubernur Ishak Mekki dan Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain meresmikan dan memperkenalkan perumahan ini kepada masyarakat akhir tahun lalu.

"Semua unit sudah sold out, dan sudah ready atau selesai dibangun 60 unit. Sisanya ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan kedepan," sampainya.

Tidak hanya itu, sudah ada sekitar 145 penimat yang telah melakukan booking fee atau konsumen cadangan jika nantinya ada dari konsumen yang ternyata persyaratannya ditolak bank.

"Alhamdulillah, antusias masyarakat atas perumahan SGC ini cukup besar," katanya.

Kesyar menjelaskan, meski berstatus rumah subsidi dengan harga saat ini Rp 130 juta, namun SGC dibangun dengan mempertimbangkan struktur tempat tinggal layak huni. Hal itu dibuktikan dengan struktur bangunan serta fasilitas yang memadai.

Seperti pondasi dari cakar ayam yang dicerucup dengan gelam sehingga tidak terjadi penurunan, lalu pondasi keliling menggunakan batubata, kemudian ada cor slup, kolom beton, dinding dari batako.

"Untuk kusen, pintu, dan jendela dari kayu dengan kualitas yang baik, serta atap dari rangka baja ringan dengan genteng metal,"katanya.

Tak hanya itu, perumahan SGC juga dialiri listrik 1.300 watt, dan menggunakan sumur air bor ditambah pompa air listrik di tiap rumah. Tiap hunian pun masing-masing memiliki luar area pekarangan 8:13 meter persegi.

"Artinya, meski bangunan rumah tipe 36, tapi konsumen tetap dapat memiliki area pekarangan yang cukup luas di depan dan belakang," katanya.

Perumahan yang dibangun di area sekitar 4,3 hektar tersebut rencanaya akan dikembangkan untuk tahap kedua dengan jumlah hunian 1.300 unit tambahan. Hal itu ditujukan untuk memberikan wadah kepada masyarakat khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat memiliki hunian yang terjangkau tapi tetap layak huni. [sri/Raden MS]











Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00