Gara-gara Rebutan Lapak Bumbu, Feridar Diringkus Polisi

Kriminal  SABTU, 10 FEBRUARI 2018 , 14:45:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Gara-gara Rebutan Lapak Bumbu, Feridar Diringkus Polisi

Tersangka di kantor polisi/rmolsumsel-dek

RMOL. Feridar Haryanto (37) adalah warga Jalan Alipatan Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara, Kota prabumulih. Ia hanya dapat menyesali perbuatannya saat digelandang petugas ke Kantor Polisi Resort (Polres) Prabumulih Jumat (9/2) sekitar pukul 17.30 WIB.

Akibat tidak bisa menahan diri saat cekcok mulut dengan Wahyudi (28),  sesama pedagang di Pasar Inpres Kota Prabumulih, ia tega memukul korban dengan menggunakan benda tumpul hingga korban mengalami luka robek pada bagian kepala.

Aksi penganiayaan dengan pemberatan itu terjadi pada hari Senin (15/1) sekitar pukul 15.00 WIB.  Kejadian bermula dari perebutan lapak dagangan bumbu di pasar, yang menyebabkan pelaku dan korba terlibat cekcok mulut.

Pelaku yang tidak bisa menahan diri kemudian mengambil sebilah bambu lalu memukul kepala korban sebanyak satu kali menggunakan hingga mengakibatkan kepala korban mengalami luka dan harus dijahit 18 jahitan.

Pasca kejadia pelaku kemudian langsung kabur melarikan diri. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Keesokkan harinya korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Prabumulih. Dari laporan yang tertuang dalam LP No : Lp/B-11/I/ 2018/Sumsel/Pbm/Res Pbm, tgl 15 Januari 2018 korban membeberkan jika dirinya telah dianiaya oleh pelaku.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas lalu melakukan penyelidikan. Setelah mendapat informasi tentang keberadaan pelaku, pada hari jumat sekitar pukul 17.30 wib petugas kepolisian melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diketahui tengah pulang kerumah.

Pelaku kemudian diamankan ke Mapolres Prabumulih guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku.

"Pelaku kita amankan dikediamannya. Saat ini masih menjalani pemeriksaan terkait penganiayaan yang dilakukan terhadap korban Wahyudi," ungkapnya. [ida]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00