Cantiknya Finalis Miss Kazakhstan, Tapi Rupanya Dia Pria...

Ragam  SABTU, 10 FEBRUARI 2018 , 13:30:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Cantiknya Finalis Miss Kazakhstan, Tapi Rupanya Dia Pria...

Arina Aliyeva/net

RMOL. Arina Aliyeva (22) berhasil melaju ke final Pemilihan Miss Virtual Kazakhstan 2018. Model fashion ini  dinobatkan sebagai Putri Virtual Shymkent. Namun hanya beberapa jam menyandang gelar itu, Arina harus melepaskannya.

Gelar putri Arina dicabut, karena dia telah melakukan kebohongan publik. Dia ternyata seorang pria bernama asli Ilay Dyagilev, mencapai final setelah fotonya di kompetisi online itu mendapat lebih dari 2.000 suara publik.

Namun begitu ketahuan dia pria, Arina langsung didiskualifikasi. Ia tak dapat melaju ke grandfinal. Posisinya digantikan Aikerim Temirkhanova, yang memperoleh 1.975 suara.

Di tengah kontroversi itu, dua hari kemudian Dyagilev tampil dan mengakui dirinya bukan perempuan. Arina Aliyeva adalah "proyek timnya".

"Banyak anak perempuan menganggap penampilan merupakan hal yang utama dan bahwa menjadi cantik merupakan hal yang sangat sulit," kata Dyagilev seperti dikutip Kantor Berita BBC.

"Tapi saya mendebat teman-teman saya dan menegaskan bahwa bahkan seorang pria sekalipun bisa tampil sebagai perempuan cantik."

"Saya telah bergelut di dunia fashion sejak berusia 17 tahun, berpose sebagai model dan membuat gambar. Saya dapat bertransformasi dengan mudah dan saya hanya perlu mengundang seorang fotografer, penata rambut dan ali tata rias, dan citra Arina (sang perempuan) pun siap.

"Saya sangat kaget bahwa bisa mencapai final," tambahnya.

Unggahan Miss Virtual Kazakhstan yang menampilkan Arina Aliyeva mendpat tanda disukai sekitar 2.000 kali.

Umumnya, orang menanggapi kejadian di dengan santai. Ada yang menyebut bahwa Dyagilev merupakan angin segar di tengah para kontestan lain 'yang 'biasa-biasa saja,' ada pula yang memujinya dengan menulis bahwa ia "lebih cantik dari semua gadis lainnya."

Tapi tidak semu tanggapan itu bernada positif. Ada pengguna yang menulis: "Ini adalah kesempatan bagi yang ingin mengungkapkan kemarahan mereka pada hal-hal seperti ini dan berkata, 'Anda telah mempermalukan bangsa ini, kami tidak seperti Anda; Anda sungguh memalukan'."  [ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00