Ridho Desak Citimall Sepenuhnya Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Ekonomi  JUM'AT, 09 FEBRUARI 2018 , 22:32:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Ridho Desak Citimall Sepenuhnya Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

Citimall Prabumulih/RMOLSumsel-dek

RMOL. Kehadiran pusat perbelanjaan Citimall di Kota Prabumulih harus menjadi solusi dengan mengurangi tingkat pengangguran di Kota Nanas ini. Karena itulah, Walikota Prabumulih H Ridho Yahya mendesak Citimall memprioritaskan putra-putri asli Prabumulih direkrut jadi karyawan.

"Kalau untuk pekerjaan tidak memerlukam keahlian,  kita minta diprioritaskan tenaga lokal. Kalau untuk pekerjaan yang memerlukan skill khusus,   baru silahkan cari dari luar Prabumulih," ungkapnya, Jumat (9/2).

Menanggapi hal itu, Associate Director Marketing and Communicaton PT Nirvana Wastu Pratama Teges Prita Soraya mengatakan sependapat.  Keberadaan Citimall di Kota Prabumulih akan menyerap banyak tenaga kerja, di mana pihaknya memprioritaskan putra daerah.

"Kalau Mall sudah lengkap serapannya bisa 300 sampai 400 pegawai termasuk tenant," ujarnya.

Menurut Teges, kesempatan kerja nantinya akan banyak diserap di sejumlah pertokoan yang akan dibangun di sekitar Mall. Sementara untuk gedung mall sendiri hanya menyerap sedikit tenaga kerja.

"Kalau pegawai gedung sedikit cuma pegawai inti, house-keeping dan security. Kesempatan kerja di sekitar mall. Akan ada ruko dan kodokan untuk karyawan. Harus diakui sektor itu akan lebih banyak menyerap tenaga kerja," terangnya.

Untuk pegawai yang akan direkrut, terang Teges, secara spesifik pihaknya mengutamakan masyarakat di sekitar mall terlebih dahulu.

"Kalau masyarakat di sekitar sudah dimanfaatkan, barulah kita mencari pegawai di wilayah Kota Prabumulih lainnya secara umum," terangnya. [ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00