DPO Jambret Ini Ditangkap Karena Rindu Keluarga

Kriminal  JUM'AT, 09 FEBRUARI 2018 , 16:14:00 WIB

DPO Jambret Ini Ditangkap Karena Rindu Keluarga
RMOL. Salah seorang buronan spesialis jambret yang kerap meresahkan warga Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yakni Joharwan (18) warga Lorong Maju belakang Radio Sukses, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (9/2) dini hari, akhirnya berhasil ditangkap Tim Resmob Polres setempat dibawah pimpinan AKP Alex Andrian SKom.

Pelaku diketahui beraksi terakhir kali bersama rekannya Depi Martinus bin Sarimudin (22) warga Desa Singapura, Kecamatan Semidang Aji pada 13 Februari 2016 silam. Namun Depi berhasil ditangkap lebih dulu dan kini sudah menjalani hukumannya di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja.

"Karena Joharwan kabur, maka kita langsung memasukannya ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan Nomor : DPO/ 20/ II/ 2016/ Reskrim," kata Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim, AKP Alex Andriyan SKom.

Kemudian lanjut Kasat, pelaku yang awalnya sempat kabur ke luar kota itu, tiba-tiba pulang ke rumah orang tuanya di kawasan Kemalaraja karena merasa situasi sudah aman dan rindu dengan keluarganya.

"Agar tidak terendus keberadaannya oleh kita, pelaku tidur di salah satu penginapan di Pasar Baru. Namun usahanya itu sia-sia, karena anggota saya yang jeli berhasill mengenalinya dan tanpa buang waktu pelaku kita ringkus," tegas Kasat.

Di hadapan penyidik tersangka mengaku, aksi penjambretan terakhir kali dilakukan di Jalan Dr M Hatta tebing Trisaksi Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur Sabtu (13/2/2016) sekitar pukul 16.55 Wib.

Saat itu pelaku bersama rekannya Depi menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna putih ungu yang nomor polisinya tidak diketahui mengejar motor korban dari arah belakang dan memepet sebelah kanan.

Kemudian pelaku Depi yang posisinya dibonceng menarik tas warna coklat yang disandang pelapor di bahu sebelah kanan. Namun korban berusaha mempertahankan haknya,  sehingga terjadilah tarik tarikan dan akhirnya tali tas tersebut putus.

Selanjutnya begitu tas korban berhasil dirampas, para pelaku langsung melarikan diri ke simpang 3 Air Karang dan dikejar hingga ke Jalan Kemiling Stadion, namun lepas karena terhalang mobil.

Tas itu sendiri ungkap Kasat, berisikan satu unit handphone merk VIVO Y 28 warna putih, satu buah kalung perak, satu buah cincin perak, uang Rp100.000 dan seperangkat kunci toko. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp2.500.000.

"Korban dari aksi jambret itu berinisial A (21) , karyawan toko beralamat di Jalan Kertapati, Kel Baturaja Lama, Kecamatan Baturaja Timur. Adapun barang bukti yang berhasil kita amankan dari tangan Joharwan adalah satu buah tas sandang warna coklat Merk MCM, satu dompet bergambar Barbie, satu kalung perak, satu set kunci toko, satu buah kotak handphone merk Vivo warna putih," tandas Kasat Reskrim Polres OKU. [sri/M Wiwin]







Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi

KAMIS, 24 MEI 2018 , 15:00:00

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

Elza Syarief - Keadilan (Bag.4)

KAMIS, 24 MEI 2018 , 14:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00