Pegawai Tendang Sertifikat Tanah

ATR/ BPN OKU Ngeles Tak Punya Anggaran Ngangkatin Berkas

#hashtag  RABU, 07 FEBRUARI 2018 , 17:44:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

ATR/ BPN OKU Ngeles Tak Punya Anggaran Ngangkatin Berkas

Pegawai ATR/ BPN OKU Tendang Sertifikat Tanah/RMOLSUMSEL

RMOL. Para petinggi di lingkungan Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengakui adanya ulah pegawai mereka yang menendang bundelan-bundelan berkas di kantor tersebut saat hendak pindah, yang videonya kini viral di media sosial Facebook.

"Ya, kita tidak memungkiri kejadian itu. Tapi saya belum melihat videonya. Karena saya tidak punya yang begituan (android,red)," ujar kepala seksi (Kasi) penanganan masalah dan pengendalian lahan ATR/ BPN Kantah OKU di ruang kerjanya, Rabu (7/2).

Kata Djohari, pihaknya sudah menindaklanjuti ihwal tersebut. Bahkan oknum-oknum pegawai yang menendang berkas tersebut sudah dipanggil pimpinan. Dan mereka juga mengakui kelalaiannya.

"Kami mohon maaf pada masyarakat. Tidak selayaknya seperti itu. Itu suatu kesalahan. Staf kami kecapekan, kami juga tidak mengawasi. Tapi pimpinan sudah mengambil tindakan teguran tertulis agar mereka tidak mengulangi," katanya.

Lebih lanjut dituturkan Djohari, bahwa yang ditendang oleh staf mereka itu bukanlah berkas sertifikat tanah. Itu berupa data sket, warkah-warkah yang satu tahun dari roya (yang bisa dimusnahkan).

"Kalau saya tanya pada mereka, itu bukan sertifikat. Namun berkas data-data/ sket dan warkah-warkah seperti itulah," katanya.

Memang, kata dia, berkas-berkas semacam itu termasuk barang-barang yang berat-berat, harusnya diangkut oleh pihak ketiga.

Namun, dengan alasan ketiadaan anggaran, pada akhirnya hanya barang yang berat saja diangkut pihak ketiga.

"Ya, harusnya diangkut oleh pihak ketiga. Tapi karena dananya tidak ada, jadi barang yang berbentuk berkas, terpaksa diangkut oleh mereka. Mungkin mereka capek sehingga berbuat begitu," imbuhnya.

Pun demikian disampaikan Khatam, salah satu Kasi di ATR/ BPN Kantah OKU, juga berkata demikian.

"Dia nendang karena pinggangnya sakit. Dia (oknum yang nendang,red) statusnya PTT, jadi sanksinya tidak seperti PNS," timpalnya.

Kepala ATR/ BPN Kantah OKU, Alim Bastian, juga angkat bicara mengenai ulah anak buahnya itu.

Meski begitu, dia mengaku tidak tahu kalau video pegawai BPN OKU yang nendang berkas itu menjadi viral di media sosial. Alasan dia, sudah seminggu ini Facebooknya dinonaktifkan.

"Saya juga dapat informasi masalah video tersebut. Selaku kepala kantor, untuk memperbaiki citra kami langsung memanggil yang bersangkutan. Kita langsung memberi sanksi dengan memberikan teguran tertulis," tegasnya.

Diketahui bahwa saat ini pihaknya sedang siap-siap pindah ke kantor yang baru selesai direhab. Nah, seperti disebut diatas, bahwa untuk mengangkut berkas di kantor sebetulnya bukan tupoksi mereka.

"Mengangkut barang pindahan ini sebenarnya bukan tupoksi kita. Harusnya dilakukan pihak ketiga. Namun kita terkendala dengan terbatasnya anggaran," dalihnya.

Dirinya mengapresiasi semangat kerja bawahannya yang bergotong royong untuk bersiap siap pindah.

"Dari minggu kemaren kita sudah packing. Berkas yang betul betul penting kita amankan, dengan perintah masing masing bagian," tandasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

KAMIS, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

SENIN, 12 MARET 2018 , 15:20:00

Progres Taman LRT

Progres Taman LRT

SELASA, 06 MARET 2018 , 10:59:00

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

JUM'AT, 02 MARET 2018 , 10:57:00