Bayar Iklan Kampanye Pakai Uang Suap, Bupati Ditangkap KPK

Hukum  MINGGU, 04 FEBRUARI 2018 , 20:46:00 WIB

Bayar Iklan Kampanye Pakai Uang Suap, Bupati Ditangkap KPK

KPK/Net

RMOL. Mencalonkan diri dalam Pilkada memang membutuhkan dana yang tidak sedikit, tetapi jika menggunakan dana suap bisa membawa masalah hukum.

Dan terbukti saat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut sejumlah dana yang diterima Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko digunakan untuk membayar iklan.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief mengatakan, Nyono sudah menggunakan uang sebesar Rp 50 juta dari Rp 275 juta yang diterimanya dari Inna Sulistyowati.

"Diduga sekitar Rp 50 juta telah digunakan NSW untuk membayar iklan, terkait rencananya maju dalam pilkada bupati Jombang 2018," jelasnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Minggu (4/2).

Diketahui, Nyono juga seorang pengusaha tebu yang juga menjabat wakil ketua DPRD Jombang periode 2008-2013 dari Partai Golkar.

Atas penangkapannya, Nyono disangkakan melanggar pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001.

Kabarnya Golkar akan menindak tegas apa yang telah dilakukan Nyono karena terbukti menerima suap.[rik]

Komentar Pembaca
Mendagri Bikin TNI Cemburu

Mendagri Bikin TNI Cemburu

SENIN, 29 JANUARI 2018 , 13:00:00

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 21:00:00

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00