Nggak Ikut Pilkada, Muratara Justru Masuk Daerah Rawan, Kok Bisa?

Laporan: Sadam Maulana

Hukum  KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 , 13:42:00 WIB

Nggak Ikut Pilkada, Muratara Justru Masuk Daerah Rawan, Kok Bisa?

Peta/Net

RMOL. Termasuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel), ada sembilan Kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

Sembilan Kabupaten/kota di Bumi Sriwijaya tersebut antara lain, Kota Palembang, Prabumulih, Pagaralam dan Lubuklinggau. Kemudian Kabupaten Banyuasin, Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Empat Lawang dan Lahat.

Dari semua Kabupaten/kota pelaksana Pilkada di Sumsel, pihak kepolisian dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan daerah rawan konflik.

Jika Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel fokus terhadap Pilkada Pagaralam, Lubuklinggau dan Empat Lawang, tidak demikian dengan Bawaslu.

Justru, Bawaslu lebih melihat potensi rawan konflik terjadi di kota Palembang dan Kabupaten Empat Lawang serta Musi Rawas Utara (Muratara). Nama terakhir memang cukup mengejutkan.

Pasalnya, daerah otonomi baru (DOB) tersebut telah lebih dulu melaksanakan Pilkada di 2015. Lantas, mengapa Muratara tetap dianggap sebagai daerah rawan konflik? Bawaslu punya alasannya.

Menurut Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi, Kabupaten Muratara termasuk daerah rawan konflik di Pilkada serentak 2018 karena merupakan bagian dari Provinsi Sumsel. Kebetulan, Pilkada serentak tahun ini juga akan menyertakan Pilgub Sumsel.

"Mengapa Muratara termasuk? (daerah rawan konflik), karena ini berkaitan dengan Pilgub. Walaupun tidak melaksanakan Pilkada, namun disana akan tetap melakukan pemilihan untuk menentukan pemimpin Sumsel," jelasnya.

Bawaslu menganggap tiga daerah rawan terjadinya konflik karena berdasar tiga indikator yaitu, kontestasi, penyelenggaraan, dan angka partisipasi.

"Kontestasi misalnya adanya calon petahana, atau pada penyelenggara masa sebelumnya pernah dilaporkan ke DKPP. Kemudian angka partisipasinya rendah, nah itu yang dilihat Bawaslu," kata Junaidi.[rik]


Komentar Pembaca
Mendagri Bikin TNI Cemburu

Mendagri Bikin TNI Cemburu

SENIN, 29 JANUARI 2018 , 13:00:00

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 21:00:00

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00