32 Kasus Narkoba Diungkap Polres Pagaralam

Kriminal  JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 11:45:00 WIB

32 Kasus Narkoba Diungkap Polres Pagaralam

Ilustrasi/NET

RMOL.Tercatat sepanjang tahun 2017, sebanyak 32 kasus Narkotika dan obat terlarang (Narkoba) berhasil diungkap Satuan Narkoba Polres Kota Pagaralam.

Hal ini seperti diungkapkan Kapolres Kota Pagaralam AKBP Dwi Hartono SIK, didampingi KBO Narkoba Iptu Apriadi.

Dia mengatakan,catatan ini masih terbilang sedikit dibandingkan dengan banyaknya pengguna narkoba di Kota Pagaralam.

"Kita upayakan untuk tahun ini petugas akan lebih giat memerangi tindak pidana Narkoba tersebut,"terangnya, kepada RMOLSumsel , Kamis (19/1).

Lanjutnya, untuk di tahun 2018 ini, selain akan terus berupaya memerangi peredaran narkoba di wilayah hukum Kota Pagaralam baik ditingkat pemakai maupun pengedar, pihak polres juga akan lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya mengenal ataupun megkonsumsi narkoba. Ini bertujuan khususnya generasi muda tidak terjerumus ke dunia narkoba

"Melalui Satnarkoba dan Satbinmas, kita akan berkoordinasi dengan pihak BNN dan Dinsos untuk turun kelapangan, seperti ke sekolah-sekolah untuk lebih giat mensosialisasikan bahaya narkoba tersebut."jelasnya.

Namun, Imbuh Apriyadi  pihak Polres juga meminta peran aktif masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba di Kota Pagaralam, Pasalnya, peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut.

"Masyarakat jangan sungkan-sungkan menghubungi petugas jika memang melihat ataupun mendengar di lingkungan mereka adanya dugaan penyalahgunanaan narkoba tersebut,"harapnya, seraya menegaskan jika ada petugas yang terlibat ataupun tersangkut dengan kasus narkoba akan dikenakan sanksi tegas.[sri/delta]





Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00