8000 Hektar Tambak Udang Dilanda Banjir Rob

Ekonomi  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 15:31:00 WIB

8000 Hektar Tambak Udang Dilanda Banjir Rob

Banjir rob melanda Desa Gilirang, Kabupaten Banyuasin/RMOLSumsel-bubun

RMOL. Sedikitnya 8000 hektare tambak udang dan ikan di Desa Gilirang, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, awal tahun 2018 dihantam banjir kembali.

Cuaca ekstrem yang melanda sebagian wilayah belahan dunia termasuk Indonesia turut dirasakan masyarkat Kabupaten Banyuasin. Meningkatnya curah hujan dan naiknya air laut juga masuk di perairan wilayah Kabupaten Banyuasin.  Jadilah ribuan hektar tambak udang dan ikan milik warga setempat terkena dampaknya.

" Luas tambak udang dan ikan di Desa kami 16003 hektare, 50 persennya terkena Banjir rob akibat air laut pasang dan curah hujan yang tinggi." Kata Asnadewi, Sekertaris Desa Gilirang, kepada RMOLSumsel di Kantor Camat Muara Sugihan kemarin.

Asnadewi juga mengatakan, akibat banjir rob tersebut jutaan ikan dan udang terlepas dari kurungan tambak.

" Udang dan ikannya pastinya lepas dan kabur, ketinggian air sudah melebihi tinggi kurungan tambak," ucap Asnadewi.

Petambak di sini, lanjutnya, memelihara udang windu dan ikan ikan bandeng. Udang setiap tiga bulan dipanen,  harganya Rp 65 ribu per kilogramnya di desa. Udang tersebut dipasarkan ke Palembang dan sekitarnya.

" Jualnya ke Kota Palembang  biasanya, kalau diekspor tidak, pengelola dan pemilik tambak langsung menjualnya," jelasnya.

Oleh kaerna itu, petambak udang dan warga Desa Gilirang juga masih sangat perlu bantuan pemerintah. Menurutnya, bantuan untuk dapat mengatasi masalah banjir rob serta bantuan modal mengembangkan pertambakan udang dan ikan tersebut.

" Setiap tahun banjir rob itu datang, kondisinya hampir sama seperti tahun sebelumnya, jadi kita juga butuh solusi dan bantuan dari pemerintah dalam pengembangan bibit ikan, karna selama ini bibitnya beli sejak tahun 1997 berdirinya pertambakan di desa kami," katanya. [bubun/ida]

Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00

Pantau Jembatan Endikat

Pantau Jembatan Endikat

SABTU, 19 MEI 2018 , 13:33:00