Selain Lawang Jabo Ada ATS System Control Milik Dishub

Politik  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 15:15:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Selain Lawang Jabo Ada ATS System Control Milik Dishub

Kadishub Palembang Kurniawan AP/Rmolsumsel-rms

RMOL. Terus bertambahnya jumlah kendaraan yang tidak diimbangi dengan penambahan akses jalan. Ini membuat lalu lintas Kota Palembang semakin semerawut. Hal itu diperparah dengan tidak adanya tindakan petugas terhadap pelanggar lalu lintas.

Untuk meminimalisir hal tersrbut, Dinas Perhubungan (Dishub) terus mencari cara untuk mengatasi kondisi lalu lintas di Kota Palembang.

Bersama Forum Lalu Lintas Kota Palembang Kurniawan mengemukakan, pihaknya terus mencari solusi terkait pengaturan lalu lintas. Salah satunya dengan penerapan one way dan kamera pemantau.

"Untuk sistem lalu lintas satu arah atau one way, mulai kami terapkan dibeberapa titik. Kemudian, kami juha berencana akan memasang sejumlah kamera di simpang-simpang yang krodit akan kemacetan," jelasnya, Jumat (12/1).

Kurniawan menerangkan, pemasangan kamera merupakan bagian dari program pembangunan ATS Control System. Dimana, tidak hanya memantau, tapi sistem ini dapat mengatur traffic light dari ruang kontrol.

"Kita akan atur traffic laight dari ruang kontrol. Jadi kalo ada simpang yang macet, maka akan kami kendalikan tanpa harus turun ke lapangan," ungkapnya.

Selain itu sambungnya, kamera ini akan terkoneksi juga dengan Lawang Jabo Command Center, serta Command Center Sat Lantas Polresta Palembang.

Artinya pihak kepolisian juga dapat memantau pelanggaran lalu lintas di jalan raya. Sehingga hal ini lebih memudahkan penindakan yang dilakukan aparat penegak hukum.

"Kedepan ini bisa dilakukan untuk menilang kendaraan yang melakukan pelanggaran, melalui akses kamera ini. Sehingga penilangan dapat dilakukan sistem online," ulasnya.

Untuk membangun ATS Control System ini, Dishub Kota Palembang memerlukan dana sebesar Rp10 miliar, di mana Rp1 miliar berasal dari dana APBD, untuk pembangunan ruangan dan control sistemnya. Sementara sisanya, dibantu Kementerian Perhubungan dalam pemasangan kamera CCTV serta jaringan.

"Sama seperti pembangunan ruang command center lawang jabo. Pembangunan ATS membutuhkan dana yang sama besarnya," tandasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00