Video Mesum Bocah dan Wanita Dewasa

Google Jelaskan Konten yang Dilarang di Youtube

Ragam  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 13:16:00 WIB | LAPORAN: INTAN SRIWIDARI

Google Jelaskan Konten yang Dilarang di Youtube

net

RMOL.Tim gabungan Polda Jawa Barat masih memburu pembuat dan penyebar video mesum yang mempertontonkan dua bocah lelaki dan seorang wanita dewasa. Video yang sempat viral di media sosial (medsos) tersebut disebut berlokasi di salah satu hotel di Kota Bandung.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengatakan tim gabungan telah mendatangi dan meminta keterangan karyawan hotel. Pihaknya pun kini masih memburu orang-orang yang terlibat dalam video tersebut.

"Tim Cyber sedang bergerak, lokasinya sudah dapat di hotel di Bandung. Yang jelas dibuatnya bukan Desember, tapi satu bulan yang lalu," kata Agung di Gedung Sate, Kota Bandung, belum lama ini,

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Agung, pihak hotel membenarkan adanya tamu sesuai ciri-ciri yang ada di video tersebut.

Sementara itu Google Indonesia telah memberi tanggapan terkait potongan video porno tersebut.

Selaku pemilik layanan video itu yang juga dijadikan tempat peredaran sejumlah potongan video tak senonoh tersebut, Google menyebutkan akan melakukan tindakan tegas terhadap video-video semacam itu.

"YouTube memiliki kebijakan yang jelas tentang konten yang tidak sesuai dengan pedoman komunitas kami dan ketika ada video yang ditandai pengguna, kami mengambil tindakan untuk menghapus video tersebut," sebut perwakilan Google Indonesia.

"Kami juga melakukan tindakan serius untuk pengguna yang menyalahgunakan sistem kami dan melakukan tindakan terhadap pelaku, termasuk penghentian akun YouTube mereka," sambung Google.

Melalui halaman Pedoman Komunitas YouTube, Google juga menjelaskan konten apa saja yang tidak diperbolehkan di YouTube. Yaitu, konten seksual atau ketelanjangan, konten yang merugikan atau berbahaya, konten yang mengandung kebencian, konten kekerasan atau vulgar, pelecehan atau cyberbullying, spam, metadata yang menyesatkan dan scam, ancaman, hak cipta, privasi, peniruan identitas, dan membahayakan anak.

"Kami juga memiliki 'flag' (ikon bendera) yang terletak di setiap bawah video YouTube, dan tim kami meninjau konten yang pengguna tandai selama 24 jam sehari," jelas Google, dikutip dari media nasional.[sri]



Komentar Pembaca
Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 19:00:00

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 17:00:00

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00