Calon Kada Rebut 100.266 Suara

Sosial  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 09:27:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Calon Kada Rebut 100.266 Suara

Devisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam, Rahmat Qori Setiawan/RMOLSUMSEL

RMOL.Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Kota Pagaralam tembus  angka 100.266 jiwa. Jumlah ini masih dimungkinkan berkurang lantaran KPU Kota Pagaralam akan melakukan‎ penelitian langsung ke lapangan melalui Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)

Devisi Program dan Data KPU Kota Pagaralam, Rahmat Qori Setiawan mengatakan, DP4 diserahkan secara berjenjang, mulai dari Kementerian Dalam Negeri kepada KPU RI. Lalu dari KPU RI diteruskan kepada KPU Provinsi untuk diproses. Setelah itu baru disampaikan kepada KPU Kabupaten/Kota di Sumsel termasuk ke Pagaralam.

“DP4 yang kami terima akan disinkronkan dengan DPT (daftar pemilih terakhir). Sinkronisasi akan menggunakan metode sistem daftar pemilihan (Sidalih) sehingga keluarlah angka 100.266 mata pilih,” terangnya kepada RMOLSumsel,  Jumat (12/1).

Dijelaskan Qori, DP4 yang diterima pihaknya sudah cukup valid dan bersih. Nama-nama pemilih ganda dapat dihilangkan secara otomatis melalui sistem sidalih. Sistem ini menerapkan satu identitas kependudukan untuk satu pemilih. Jika NIK sama, otomatis akan langsung terhapus salah satunya. Tidak mungkin satu orang memiliki dua NIK.

“Hasil sinkronisasi saja tidaklah cukup. DP4 itu masih perlu dicocokkan dan diteliti (coklit) secara faktual. Gunanya memastikan kebenaran mata pilih yang ada dalam DP4 langsung ke lapangan,” jelas dia.

Apalagi, potensi masuknya orang yang sudah meninggal dunia ke dalam DP4 bisa saja terjadi. Kalau pemilih yang meninggal tidak dilaporkan ke Dukcapil, tentu namanya masih ada dalam DP4.

Untuk itulah, dengan Coklit mata pilih yang sudah meninggal dunia, tapi masuk dalam DP4 dapat diketahui. Selanjutnya mata pilih yang sudah meninggal dapat dicoret dari DP4.

“Nama pemilih yang sudah meninggal, dipastikan tak lagi masuk ke dalam daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) kelak,” tegasnya.

Ia mengatakan,bagi masyarakat yang belum terdaftar namun sudah masuk usia 17 tahun akan disiapkan formulir baru dan harus menunjukan bukti bahwa sudah memmenuhi syarat untuk memilih

"Seperti sudah merekam KTP-elektronik dan bermukim di lokasi tempat tinggal sesuai perekaman. Bukan tidak mungkin, potensi penambahan penduduk baru, berasal dari kalangan pemilih pemula," tandasnya[sri]






Komentar Pembaca
#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

#KataRakyat: Ulama Berpolitik, Emangnya Ngaruh?

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 20:00:00

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00