Dituduh Bunuh Penjual Kosmetik, 10 WNI Ditahan

Kriminal  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 23:59:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Dituduh Bunuh Penjual Kosmetik, 10 WNI Ditahan

AKP Shafien Mamat

RMOL. Polisi Diraja Malaysia menahan 10 warga negara Indonesia (WNI), dua di antaranya perempuan. Mereka dituduh terlibat pembunuhan seorang salesman kosmetika. Pembunuhan itu sendiri dilakukan oleh 4 pria di lokasi pasar malam di Seksyen 25 Shah Alam, Malaysia, Jumat (5/1).

Diberitakan portal berita Malaysia Sinar Online, Kamis (11/1), Kepala Kepolisian Daerah Shah Alam, Ajun Komisaris Polisi (Asisten Komisioner ) Shafien Mamat mengatakan bahwa penangkapan dilakukan dalam sebuah penggerebekan di sekitar Shah Alam, pada pukul 3 pagi keesokannya sehingga semalam.

Menurutnya, kesemua mereka berusia 24 hingga 34 tahun ditahan hingga Senin pekan depan. Mereka tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Pemeriksaan mendapati kesemua yang ditahan adalah warga Indonesia. Kita percaya dengan penahanan ini, ia akan membawa penangkapan suspek utama,” kata Shafien.

Menurut dia, pihaknya bagaimanapun telah mengenal pasti empat tersangka utama yang berusia 30-an tahun. Keempatnya terlibat langsung kejadian yang dituduhkan pada mereka.

Shafien menduga, peristiwa itu itu bermotifkan masalah pribadi. Dalam kejadian kira-kira jam 9.05 malam, mangsa dikenal pasti sebagai Mohd Nor Syazrin Rasdi, 29 berasal dari Kupang, Kedah ditemui maut dengan kesan kelar di leher di kawasan Pasar Malam Sri Muda, Seksyen 25, Shah Alam. [ida]

Komentar Pembaca
Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

KAMIS, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

SENIN, 12 MARET 2018 , 15:20:00

Progres Taman LRT

Progres Taman LRT

SELASA, 06 MARET 2018 , 10:59:00

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

JUM'AT, 02 MARET 2018 , 10:57:00