Lebih Ringan dari Tuntutan, Ridwan Mukti dan Istri Divonis 8 Tahun

Kriminal  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 23:47:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Lebih Ringan dari Tuntutan, Ridwan Mukti dan Istri Divonis 8 Tahun

ridwan mukti dan istri/net

RMOL. Hari ini, Kamis (11/1) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu Gubernur nonaktif Ridwan Mukti bersama sang istri Lily Martiani Maddari menjalani sidang vonis. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara plus denda Rp 400 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK. Sebelumnya, jaksa KPK menuntut pasangan suami istri tersebut untuk dihukum 10 tahun penjara dan denda Rp 400 subsidair 4 bulan penjara. Selain itu, jaksa KPK juga menuntut agar hak politik Ridwan Mukti dicabut.

Dikutip dari laman Reportaserakyat.com bahwa Majelis Hakim diketuai Admiral dengan Nich Samara dan Gabriel Sialagan sebagai hakim anggota itu,  menyatakan Ridwan Mukti dan Lily bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi, menerima suap dari kontraktor terkait proyek jalan di Provinsi Bengkulu.

Ridwan mukti dan Lily terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar pasal 12 a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 sebagaimana dakwaan alternatif pertama.

Selain hukuman penjara dan denda, majelis hakim juga mengabulkan permohonan jaksa KPK untuk mencabut hak politik Ridwan Mukti selama 2 tahun. Hukuman tambahan tersebut dijalani Ridwan Mukti setelah menjalani hukuman pokok.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan alternatif pertama,” ucap hakim Admiral saat membacakan vonis.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai hal-hal yang memberatkan pasangan suami istri itu adalah tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Terlebih jabatan Ridwan Mukti sebagai Gubernur Bengkulu.

Selain itu Ridwan Mukti dianggap melibatkan istrinya dalam tindak pidana korupsi dan keduanya tidak mau mengakui perbuatannya di muka persidangan.

Sedangkan hal yang meringankan adalah keduanya tidak pernah dihukum.

Selama persidangan, sedikitnya jaksa KPK sudah menghadirkan sebanyak 21 orang saksi untuk memberatkan kedua terdakwa dan mengajukan sebanyak 152 barang bukti.

Disisi lain, pihak penasehat hukum kedua terdakwa juga menghadirkan 5 orang saksi untuk meringankan kedua terdakwa termasuk salah satunya Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah ikut dijadikan saksi meringankan terdakwa. Selain itu, penasehat hukum juga telah menghadirkan saksi ahli di dalam persidangan.

Menurut hakim, kedua terdakwa terlibat dalam suap fee proyek jalan di Pemerintah Provinsi Bengkulu. Keduanya meminta fee sebesar 10 persen dari kontraktor pemenang lelang. Selain itu, keduanya terlibat dalam mengarahkan dan memenangkan perusahaan tertentu untuk menjadi pelaksana proyek tersebut.

Dalam suap fee proyek itu, kedua terdakwa menerima fee sebanyak Rp 1 miliar dari kontraktor Jhoni Wijaya yang diserahkan melalui Rico Diansari alias Rico Chan yang sudah terlebih dahulu divonis. Uang tersebut diserahkan ke Lily Martiani Maddari di rumahnya.

Suap tersebut terungkap setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) setelah Rico Chan menyerahkan uang Rp 1 miliar dari Jhoni Wijaya ke Lily Martiani Maddari di rumahnya.

Sebelumnya, majelis hakim telah memvonis pemberi suap Jhoni Wijaya selama 3 tahun 7 bulan penjara serta denda sebanyak Rp. 200 juta subsidair 4 bulan penjara. Sedangkan penghubung suap Rico Chan divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Pasca pembacaan putusan, pasangan suami istri itu disambut isak tangis para pendukung yang menunggu di luar ruang sidang. Kemudian keduanya langsung dibawa kembali ke tahanan. [ida]

Komentar Pembaca
Sahabat Rocky Gerung Melawan!

Sahabat Rocky Gerung Melawan!

KAMIS, 19 APRIL 2018 , 11:00:00

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

SELASA, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

SELASA, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

Jalan Cor Batu Kuning Telan Korban”

SENIN, 12 MARET 2018 , 15:20:00

Progres Taman LRT

Progres Taman LRT

SELASA, 06 MARET 2018 , 10:59:00

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

Paslon Pagaralam Duduk Bersama

JUM'AT, 02 MARET 2018 , 10:57:00