Nasdem, PKS dan Gerindra Seperti Air dan Minyak

LCKI : Pilkada Palembang Hanya Dua Pasang

Politik  MINGGU, 07 JANUARI 2018 , 22:37:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

LCKI : Pilkada Palembang Hanya Dua Pasang

Erry Gustion/RMOLSUMSEL/Raden Mohd Solehin

RMOL. Tidak hanya di Provinsi, kejutan demi kejutan masih akan terjadi pada proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palembang. Salah satunya pada kondisi konstalasi politik dari dukungan partai terhadap pasangan calon jelang pendaftaran.

Ketua Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI) Erry Gustion melihat, masih banyak perubahan-perubahan yang akan terjadi pada peta dukungan yang diberikan Partai Politik (Parpol) terhadap bakal calon.

Hal itu dilihat dari kepentingan yang lebih besar, dari proses peta politik tanah air.

"Kalo melihat kondisi saat ini, maka yang bertarung dalam konstalasi politik khususnya Kota Palembang hanya akan ada dua pasang yang akan bertarung," jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan pria yang akrab disapa Bowie, ulur tarik dukungan beberapa parpol masih sangat berpeluang besar dalam satu dua hari ini.

Salah satunya penarikan dukungan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) terhadap calon yang didukung saat ini. Pasalnya, ada kepentingan yang lebih besar bagi peta politik nasional pada 2019 mendatang.

"Koalisi nasional sangat berpengaruh dan itu sudah mulai ditunjukkan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kedua partai tersebut saat ini seperti pasangan suami istri yang tidak dapat dipisahkan, dan dapat dipastikan akan mendukung Prabowo sebagai Presiden dan Sedangkan Nasdem pastinya sudah jelas sikap politiknya untuk 2019 mendukung Petahana," ulasnya.

Bowie memastikan bahwa, Nasdem pada koalisi PKS dan Gerindra pada Pilkada Kota Palembang yang mengusung Sarimuda - Cek Rozak sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, ibarat mencampurkan air dan minyak. Artinya akan ada partai yg menarik dukungan.

Jika hal itu terjadi, maka dua pasangan yang akan maju pada Pilkada Kota Palembang hanya ada dua pasangan, yakni pasangan petahana Harnojoyo - Fitrianti Agustinda dan pasangan Mularis Djahri (MD) - Saidina Ali.

"Ada dua kemunkinan, entah itu Nasdem ke pasangan MD - Saidina Ali atau Harnojoyo - Fitrianti Agustinda. Atau PKS dan Gerindra menarik dukungan," tuturnya.

Terkait adanya pasangan calon dari jalur independent atau perseorangan, kemungkinan besar sulit untuk ikut bertarung.  Itu dikarenakan deadline untuk mengumpulkan kekurangan KTP, seperti yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).[rik]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00