Pantau Rastra dan BPNT, Dinsos OKU Bentuk Timkor

Ekonomi  SABTU, 06 JANUARI 2018 , 20:28:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Pantau Rastra dan BPNT, Dinsos OKU Bentuk Timkor

Kepala Dinsos OKU, Syaiful Kamal SKM/RMOLSUMSEL/M Wiwin

RMOL. Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akan segera membentuk tim koordinasi (timkor) kabupaten maupun kecamatan guna memantau penyaluran bantuan sosial Beras Sejahtera (Rastra) pengganti Beras Miskin (Raskin) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang akan direalisasikan pada 2018 ini.

Kepala Dinsos OKU, Syaiful Kamal SKM, kemarin (5/1), mengatakan, pembentukan tim koordinasi kabupaten maupun kecamatan ini untuk memastikan kelancaran program termasuk koordinasi ketersediaan dan stabilitas pangan lokal terkait program bantuan sosial Rastra dan BNPT pada 2018 ini.

"Untuk bantuan sosial Rastra dan BNPT langkah awal yang akan kami lakukan yakni kita akan segera membentuk tim koordinasi kabupaten sampai kecamatan. Saya masih menunggu Pak Sekda, sebab beliau masih di Jakarta mengikuti rapat soal Rastra dan BPNT di Kementerian Sosial RI," terang Syaiful Kamal.

Dikatakannya, pembentukan tim koordinasi realisasi Rastra dan BPNT kabupaten hingga kecamatan tersebut, nantinya akan melibatkan beberapa stekholder baik pemerintah maupun pihak lain.

Seperti, Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Bulog, Himpunan Bank Negara (Himbara), maupun unsur terkait lainnya.

Selain koordinasi perencanaan dan anggaran, tim koordinasi yang dibentuk akan membahas teknis lainnya terkait realisasi Rastra dan BPNT ini.

"Untuk soal distribusi penyaluran nantinya langsung oleh pihak/ instansi yang ditunjuk, yakni untuk bantuan sosial Rastra berupa bantuan beras standar medium 10 kilogram oleh Bulog," jelasnya.

Sedangkan BPNT akan disalurkan oleh pihak Himbara (Bank,red) yang ditunjuk dengan fasilitas kartu ATM kepada masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau dulunya disebut Rumah Tangga Sasaran (RTS).

Diterangkan Syaiful, untuk realisasi bantuan sosial Rastra, tiap-tiap KPM akan menerima 10 kilogram beras ukuran medium secara gratis tanpa menebus sama sekali. Rastra 10 kilogram gratis ini, akan disalurkan oleh Bulog ketiap kelurahan/desa dimasing-masing kecamatan.

Sedangkan untuk BPNT sambung mantan Kepala Dinas Kesehatan OKU ini, tiap-tiap KPM akan menerima kartu/ATM dari bank yang ditunjuk yang berisikan saldo uang sebesar Rp110.000.

Kartu yang berisikan saldo Rp110.000 tersebut nantinya dapat dibelanjakan berupa beras dan telur oleh KPM ke warung elektronik (e warung), yang sudah ditunjuk atau ditetapkan oleh pihak bank.

Disinggung bentuk bantuan sosial Rastra dan BPNT yang sama-sama berbentuk beras. Menurut Syaiful, untuk tahap awal 2018 ini, pihaknya baru merealisasikan bantuan sosial Rastra. Sedangkan untuk BPNT pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari provinsi/pusat.

"Untuk diketahui, kita di Kabupaten OKU untuk tahap awal 2018 ini masih menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk bantuan Rastra 10 kilogram beras gratis. Sedangkan untuk BPNT masih menunggu petunjuk lebih lanjut. Nantinya jika program BPNT ini sudah berjalan, bantuan Rastra akan dialihkan ke BPNT," pungkasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Anies Pencitraan Pakai Becak

Anies Pencitraan Pakai Becak

RABU, 17 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

Ini Alasan Airlangga Dipertahankan

RABU, 17 JANUARI 2018 , 17:00:00

Wiranto: Teruskan Pak OSO!

Wiranto: Teruskan Pak OSO!

RABU, 17 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00