Pilkada Palembang

Paslon Independen Ajukan Keberatan Hasil Pleno KPU

Politik  KAMIS, 04 JANUARI 2018 , 20:55:00 WIB | LAPORAN: SUHARDI

Paslon Independen Ajukan Keberatan Hasil Pleno KPU

RMOLSumsel

RMOL. Pasangan bakal calon (Paslon) Walikota-Wakil Walikota Palembang jalur independen, Chairil Syah - Mualimin Pardi bakal mengajukan nota keberatan terhadap hasil rapat pleno KPU Kota Palembang.

Dimana hasil rapat pleno KPU setelah melakukan verifikasi faktual dukungan, menyatakan dukungan syarat paslon Chairilsyah-Mualimin Pardi hanya sebanyak 11.553 dukungan KTP yang memenuhi syarat.

Akibatnya pasangan ini harus melengkapi dukungan sebanyak 62.808 dikalikan 2 karena mendapat penalti atas kekurangannya. Artinya pasangan ini harus melengkapi sebanyak 125. 616 dukungan KTP pada masa perbaikan berkas dukungan 18-20 Januari mendatang.

"Kami sudah menduga hasil itu. Kami menganggap proses ini cacat hukum. Kenapa kami bisa katakan seperti itu, karena yang menjadi kunci utamanya itu ketika dari awal sejak penyerahan dukungan dak nerima dokumen dukungan yang kami serahkan sebanyak 88.276 itu pada saat tahapan awal penyerahan dukungan itu, kami tidak pernah diberikan salinan dukungan dokumen dukungan itu," beber Mualimin kepada RMOLSumsel, Kamis (4/1).

Akibatnya kata dia, secara otomatis pihaknya tidak memiliki data pembanding.

"Harusnya dukungan 88.276 itu diserahkan sejak berita acara 1 kwk itu keluar waktu pertama. Nah itu kami dak pernah diserahkan oleh KPU. Praktis dalam proses lanjutannya kami tidak punya data pembanding. Jadi KPU Kota Palembang menjalankan kewenangan proses selanjutnya tanpa kami ketahui," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Apenk ini menilai proses verifikasi administrasi dan faktual sudah cacat sejak awal. Karena setelah penyerahan dukungan harusnya KPU memberikan salinan dokumen yang diparaf dan di cap basah. Hal itu juga diatur dalam pasal 15 ayat 3 PKPU nomor 15 tahun 2017.

Karena dinilai telah melenceng sejak awal alias cacat hukum, maka pihaknya akan mengajukan keberatan ke KPU dan DKPP.

"Yang pasti kami akan ajukan keberatan dulu. Atas keberatan ini kami serahkan ke KPU untuk menindaklanjuti sesuai prosedur yang ada.

Ditanya akankah mendaftar meski mengalami kekurangan syarat dukungan, Apenk mengatakan akan mendiskusikan perihal pendaftaran pasangan calon walikota-wakil walikota pada tim pemenangannya.

"Kami akan diskusikan dulu, yang jelas sudah ada modal diangka 11 ribuan ini, dan memang ada masa perbaikan. Kuncinya kami akan putuskan apakah daftar atau tidak  pada 8-10 Januari ini. Karena terkait dengan keberatan yang kami sampaikan," pungkasnya.
 
Diketahui, kendati kurang syarat dukungan, Komisioner KPU Palembang, Firamon Syakti mengatakan masing-masing bakal paslon independen tetap bisa mendaftarkan diri pada 8-10 Januari.

"Walaupun kurang syarat dukungan tetap bisa mendaftar. Tetapi harus melengkapi dukungan pada 18-20 Januari," kata dia.

Keputusan apakah calon independen dapat melaju di pilkada Palembang atau tidak, akan dilihat pada tahap rekapitulasi dukungan 8-9 Februari. [rhd]


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00