Festival Pelang Kenidai

Ziarah Kuburan Puyang Serunting Sakti Harusa Ada Syaratnya

Budaya  JUM'AT, 29 DESEMBER 2017 , 20:14:00 WIB | LAPORAN: DELTA HANDOKO

Ziarah Kuburan Puyang Serunting Sakti Harusa Ada Syaratnya

Ziarah Kuburan Puyang Serunting Sakti/RMOLSUMSEL/Delta Handoko

RMOL. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengangkat dan melestarikan budaya yang ada disekitar kita. Seperti yang dilakukan Komunitas Besemah Haritage ini. Kominunitas ini mengelar kegiatan Festival Dusun Pelang Kenidai. Kegiatan yang didasari oleh keprihatinan akan banyaknya budaya Besemah yang mulai dilupakan ini membuat komunitas ini mengelas festival budaya.

Dalam rangkaian festival Dusun Pelang Kenidai ini panitia mengajak semua masyarakat Dusun Pelang Kenidai dan Kota Pagaralam untuk kembali melestarikan kebudayaan asli Besemah. Diawal kegiatan panitia mengelar adat Ziara Makam Puyang.

Pantauan RMOLSumsel, Jumat (28/12) dalam kegiatan Ziarah Makam Puyang ini, masyarakat diajak berziarah ke makam Puyang Serunting Sakti yang ada di Dusun Pelang Kenidai. Serunting Sakti merupakan nenek moyang masyarakat Besemah.

Dalam acara ziarah makam tersebut, beberap persyaratan harus di penuhi dan harus dihadiri oleh Jurai Tue (Pemangku adat) dan Sungku Jurai (Garis keturunan Puyang Serunting Sakti) serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Bahkan untuk bisa berziarah ke makam tersebut penziarah harus membawa bubur beras tiga warna yaitu Putih, Kuning dan Hitam.

Panitia Festival Dusun Pelang Kenidai, Bijak Pulon mengatakan, digelarnya kegiatan Festival Dusun Pelang Kenidai tersebut bertujuan untuk kembali mengangkat kebudayaan asli Kota Pagaralam atau Besemah.

"Kita harap dengan adanya kegiatan ini, akan menjadi salah satu langkah awal untuk kembali melestarikan budaya asli Besemah. Selian itu diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan banyak generasi penerus yang tahu kebudayaan Pagaralam yang memang saat ini sudah mulai tersingkir oleh kemajuan zaman," ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap kegiatan ini juga akan menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Pagaralam. Pasalnya kebudayaan yang ada di Pagaralam cukup beragam dan sangat menarik.

"Kami harap kegiatan ini akan dijadikan agenda wisata tahunan oleh Pemerintah Kota Pagaralam. Pasalnya banyak daerah lain di Indonesia yang berhasil menarik wisatawan dengan mengelar kegiatan-kegiatan budaya," jelasnya
Dalam acara ziarah makam tersebut, beberap persyaratan harus di penuhi dan harus dihadiri oleh Jurai Tue (Pemangku adat) dan Sungku Jurai (Garis keturunan Puyang Serunting Sakti) serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Bahkan untuk bisa berziarah ke makam tersebut penziarah harus membawa bubur beras tiga warna yaitu Putih, Kuning dan Hitam.

Panitia Festival Dusun Pelang Kenidai, Bijak Pulon mengatakan, digelarnya kegiatan Festival Dusun Pelang Kenidai tersebut bertujuan untuk kembali mengangkat kebudayaan asli Kota Pagaralam atau Besemah.

"Kita harap dengan adanya kegiatan ini, akan menjadi salah satu langkah awal untuk kembali melestarikan budaya asli Besemah. Selian itu diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan banyak generasi penerus yang tahu kebudayaan Pagaralam yang memang saat ini sudah mulai tersingkir oleh kemajuan zaman," ujarnya.

Selain itu, pihaknya berharap kegiatan ini juga akan menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Pagaralam. Pasalnya kebudayaan yang ada di Pagaralam cukup beragam dan sangat menarik.

"Kami harap kegiatan ini akan dijadikan agenda wisata tahunan oleh Pemerintah Kota Pagaralam. Pasalnya banyak daerah lain di Indonesia yang berhasil menarik wisatawan dengan mengelar kegiatan-kegiatan budaya," jelasnya.[rik]



Komentar Pembaca
Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00

Rara Sosialisasi Asian Games

Rara Sosialisasi Asian Games

SELASA, 22 MEI 2018 , 07:45:00