Satu-satunya Kota yang Miliki Command Center

advertorial  SABTU, 23 DESEMBER 2017 , 16:12:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Satu-satunya Kota yang Miliki Command Center

rmolsumsel

RMOL. Kota Palembang menjadi satu-satunya Kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang memiliki Command Center yang terintegrasi dengan beberapa Closed Circuit Television (CCTV) dan aplikasi pemerintahan yang mendukung program Smart City Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Meski belum terlalu sempurna seperti yang dimiliki Kota Bandung dan Surabaya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Harobin Mastofa cukup puas dengan ruang pemantau yang diberi nama 'Lawang Jabo' tersebut.

"Sekarang Walikota dan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bisa memantau dan menerima langsung pengaduan masyarakat Palembang. Cukup [KIRI]1514020836.jpg[/KIRI]baik dan membantu," sampainya disela-sela peresmian ruang Command Center yang terletak di Lantai III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Jumat (22/12/17).

Harobin menyampaikan, Smart City merupakan impian setiap Kota-kota besar di Dunia. Dimana, smart city  adalah konsep kota cerdas yang dirancang guna membantu berbagai hal kegiatan masyarakat, terutama dalam upaya mengelola sumber daya yang ada dengan efisien.[KANAN]1514020930.jpg[/KANAN]

"Tidak hanya bermanfaat bagi Pemetintah, smart city ini akan memberikan kemudahan mengakses informasi kepada masyarakat, hingga untuk mengantisipasi kejadian yang tak terduga sebelumnya," ulasnya.

Untuk mewujudkan sebuah kota pintar. Maka, segala fasilitas pendukung harus terpenuhi, termasuk ruang command center yang menjadi ruang pantau dan kendali dari aplikasi pelaksanaan smart city.
[KIRI]1514020978.jpg[/KIRI]
"Sebuah kota dikatakan Smart apabila kota tersebut benar-benar dapat mengetahui keadaan kota di dalamnya, memahami permasalahan tersebut secara lebih mendalam, hingga mampu melakukan aksi terhadap permasalahan tersebut," tuturnya.

Untuk kelancaran Smartuc ini, Harobin mengimbau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada untuk berinovasi dengan memiliki aplikasi yang nantinya dapat terkoneksi dengan Command Center ini. Dengan begitu nantinya [KIRI]1514021241.jpg[/KIRI] akan mempermudah masyarakat  untuk mengakses dalam mendapatkan pelayanan public.

"Terutama dengan aplikasi e-lapor. Camat, lurah, RT dan RW harus bisa mensosialiasikan sesederhana mungkin agar masyarakat mengerti dan bisa mengakses dan memanfaatkan layanan e-lapor ini," tandasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang, Yanuarpan mengatakan, keberadaan Command Center ini akan sangat membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, khususnya Walikota yang dapat memantau langsung kondisi Kota Palembang.
[KIRI]1514021258.jpg[/KIRI]
Bahkan, melalui program aplikasi e-Lapor, masyarakat bisa melaporkan jika ada keluhan atau aspirasi yang akan disampaikan kepada Pemkot Palembang, dengan SMS atau pun ke website yang dikelola di Command Center.

"Sekarang ini Walikota dapat memantau langsung serta menerima aduam masyarakat. Sehingga pihak terkait dapat segera menindaklanjuti apa yang diterima Walikota," tuturnya.

Untuk menyempurnakan program Smart City ini, akan terus melakukan pengembangan, salah satunya melakukan kerjasama dengan Pemkot Bandung dalam pengembangan Smart Aspiration to Urban City (SMARTUC), yang mana Pemkot Palembang akan mengadopsi aplikasi Smart City yang diterapkan Kota tersebut.

"Kita akan pilah-pilah lagi mana yang bisa diterapkan di Pemkot dengan tambahan inovasi dan kreasi dari kita sendiri. Bahkan di 2018 ini kita sudah saiapkan blue print nya untuk menghitung total keseluruhan CCT yang kita butuhkan untuk menunjang Smart City ini," ulasnya.
[KANAN]1514021274.jpg[/KANAN]
Kemudahan melalui SMARTUC ini nanti, tidak hanya mempermudah Pemerintah. Dimana, masyarakat yang telah memiliki handphone, maka melaporkan aspirasi dan keluhan apa pun saat ini sudah dapat dilakukan melalui handphone. 
[KIRI]1514021308.jpg[/KIRI]
"Kita sudah menyiapkan setidaknya 12 personil yang akan standby di Command Center salah satunya adalah operator E-Lapor," imbuhnya.

Yanuarpan menerangkan, sekarang ini saat ini kita baru memiliki enam titik yang terpantau oleh Command Center, yakni Benteng Kuto Bwsak (BKB), Simpang Charitas, Masjid Agung, Simpang Lima DPRD Sumsel, Jembatan Ampera dan Kapten A Rivai.

"Kedepan akan kita tambah terus, termasuk aplilasi pendukung dan kelengkapan lainnya," ulasnya. [Adv]



Komentar Pembaca
Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

Jokowi Gagal Bangun Politik Kebangsaan

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 19:00:00

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KPU Tetap Lakukan Verifikasi Faktual

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 17:00:00

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 15:00:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00

Didampingi Ayah

Didampingi Ayah

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 , 10:17:00

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

Laka Tunggal 'Nyaris' Setnov

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 , 16:30:00