Mau Nonton M20H.. Sabar, Film Ini Diputar Januari Nanti

Budaya  JUM'AT, 22 DESEMBER 2017 , 16:43:00 WIB | LAPORAN: SADAM MAULANA

Mau Nonton M20H.. Sabar, Film Ini Diputar Januari Nanti

film m20h/rmolsumsel-ana

RMOL. Pemutaran film "Meniti 20 Hari" (M20H) di Kompleks Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Palembang di Balayudha, Minggu (19/12), gagal terlaksana. Dibatalkannya pemutaran film ini membuat banyak penoton bertanya-tanya.

Sejumlah peminat film M20H,  yang seharusnya menonton pada hari tersebut, melakukan protes kepada Tim Pemutaran film M20H di Palembang. Tidak sedikit di antaranya yang komplain langsung kepada Jaid Saidi, salah satu pemain M20H.

"Ada beberapa penonton yang sudah menunggu hari Minggu. Tapi karena batal,  mereka kemudian sempat komplain pada saya," ungkap Jaid Saidi, Jum'at (22/12).

Terkait hal itu, Robiyatul Maulana dan Asisten Koordinator Yoga Lugaswara Pratama Pemutaran M20H di Palembang menyatakan, pengunduran ini karena ada kendala teknis. Sehingga jadwal yang seharusnya diputar harus ditunda pada Januari 2018.

"Karena ada kendala teknis,  dan jadwal yang beriring dengan akhir tahun sehingga pemutaran film ini kami tunda. Tidak dibatalkan tapi waktunya saja disesuaikan dengan agenda akademik dan liburan akhir tahun," ujarnya.

Roby dan timnya menyatakan permohonan maaf atas ketidaknyamanan penonton,  yang tertunda menonton film yang diproduksi Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah.

"Kami minta maaf, semoga para pencinta dan penonton film M20H dapat memaklumi dan bersabar untuk menantikan pemutaran selanjutnya. In Shaa Allah kita putar Januari. Untung tanggalnya belum bisa kami tentukan," ujarnya.

Terpisah, Sukriyanto AR, Ketua LSBO PP Muhammadiyah mengatakan, film yang mengadaptasi kisah A.R Fachruddin muda ini mengandung unsur pendidikan karakter yang baik untuk anak muda zaman sekarang.

Film sebagai salah satu upaya Muhammadiyah untuk melakukan reformasi budaya, lewat berbagai bidang seperti film, musik, dan lainnya. Khususnya di Sumsel, untuk menggali potensi seni bagi kader Muhammadiyah terutama dalam konteks seni dan budaya.

Melalui film ini diharapkan kedepannya juga bisa melahirkan film-film lainnya sehingga akan muncul bintang baru, penulis cerita, dan sutradara baru dari Muhammadiyah, terutama dari kader2 Muhammadiyah di Sumsel.

Diinformasikan, film ini menceritakan para kaum muda yang tergabung dalam kepanduan Hizbul Wathan (HW) Muhammadiyah yang melakukan perjalanan sepanjang 1.300 km menaiki sepeda dari Palembang ke Medan.

Para pemuda yang menaiki sepeda harus berjalan hingga 20 hari lamanya untuk menghadiri kongres ke-28. Perjalanan tersebut dipimpin Abdul Razak (A.R) Fachruddin (saat muda) yang juga merupakan ketua Umum PP Muhammadiyah periode 1969-1980.

Film ini sebelumya sudah dilounching oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir pada 18 Maret 2017 di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). [ida]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00