Rupanya Ini Alasan BTN Bantu Mitra GO-JEK Miliki Rumah

Ekonomi  KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 23:19:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Rupanya Ini Alasan BTN Bantu Mitra GO-JEK Miliki Rumah

RMOLSumsel

RMOL. Apa yang dilakukan Bank Tabungan Negara (BTN) dan GO-JEK, merupakan terobosan untuk mendorong pertumbuhan industri finansial teknologi. Meskipun, perluasan kerjasama menjadi bagian dari pemenuhan target program sejuta rumah yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), hal ini tetap menjadi bentuk komitmen kedua perusahaan untuk mensejahterakan sektor informal yang selama ini kesulitam mendapatkan rumah.

Kepada RMOL Sumsel, Kepala OJK Sumbagsel Panca Hadi Suryanto mengatakan, sudah seharusnya pemerintah terus mendorong tumbuhnya industri finansial teknologi dalam kaitan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Jika dibandingkan negara-negara tetangga, Indonesia masih jauh tertinggal dari sisi finansial inklusinya. Melalui finansial teknologi ini diharapkan Indonesia dapat memperluas akses masyarakat ke industri jasa keuangan," jelasnya usai konfresni pers yang diadakan di Grand Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (7/12/17).

Sementara itu, kepala Departemen Subsidized Mortgage Division Bank BTN juga menyambut baik perluasan kolaborasi dengan GO-JEK, selain sejalan dengan misi Otoritas Jasa Keuangan untuk meningkatkan inklusi keuangan,  kerja sama ini sejalan dengan komitmen Bank BTN untuk menyukseskan program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah.

Dimana, ia berharap dengan memberikan akses ke mitra GO-JEK untuk produk KPR maka target dari pemerintah lebih cepat tercapai. Apalagi, dari 11,3 juta kepala keluarga (KK) yang tidak memiliki rumah di Indonesia, 60 persen bekerja di sektor informal.

"Kami rasa kerjasama ini sangat pas, apalagi mitra GO-JEK menjadi salah satu sektor informal yang sulit mendapatkan persetujuan dari bank, karena seringkali dianggap tidak bankable. Padahal mereka punya kemampuan bayar," ulasnya.

Dengan adanya kerjasama tersebut maka diperkirakan bisa mendongkrak share pembiayaan untuk sektor informal jadi 5% terhadap total pembiayaan yang dikucurkan perseroan. Adapun saat ini share informal baru sekitar 2 persen.

Melalui BTN, para mitra GO-JEK dapat memiliki rumah dengan uang muka yang terjangkau dan suku bunga yang rendah dan tetap selama 20 tahun. Dimana, melalui kerjasama ini, mereka bisa punya rumah impian dengan cukup membayar mulai dari Rp 42,000 per hari

"Melalui BTN, para mitra GO-JEK dapat memiliki rumah dengan uang muka yang terjangkau dan suku bunga yang rendah," tandasnya.

Kepala BTN Cabang Palembang, Adrian Syahbandi menambahkan, secara nasional kuota yang telah disetujui untuk program ini sebanyak 900 unit, dimana 351 unit diantaranya sudah dilakukan akad kredit.

"Di Palembang sudah ada 300 unit yang tengah dilakukan proses. Dengan besarnya mitra GO-JEK di Palembang tentu akan sangat potensial. Namun, kami tetap memperhatikan dari sisi prudent banking," ujarnya.

Namun, jika pada prosesnya Mitra GO-JEK tak lagi bergabung dengan perusahan tersebu, mereka yang telah melakukan proses pengambilan KPR di BTN, Adrian mengatakan masih akan bisa melanjutkan proses kredit menyesuaikan dengan ketentuan umum ketentuan KPR untuk rumah subsidi.

Program ini sendiri merupakan salah satu program manfaat yang ditawarkan GO-JEK untuk mitranya. Para pekerja sektor informal seperti mitra GO-JEK sering dianggap tidak bankable sehingga sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan produk perbankan seperti pembiayaan rumah.

Untuk membantu mitra GO-JEK mendapatkan rumah impian, BTN juga menggelar mini expo perumahan. Dalam mini expo yang digelar selama 3 hari di Palembang tersebut mitra GO-JEK bisa mendaftar program akses pembiayaan rumah sekaligus memilih rumah impian mereka. Mini expo ini juga diadakan di beberapa kota lainnya mulai dari 5-19 Desember 2017. [rhd]




Komentar Pembaca
Mendagri Bikin TNI Cemburu

Mendagri Bikin TNI Cemburu

SENIN, 29 JANUARI 2018 , 13:00:00

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

Melawan Hoax Dan Ujaran Kebencian

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 21:00:00

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

Jokowi Harus Terbitkan Perppu LGBT

JUM'AT, 26 JANUARI 2018 , 19:00:00

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

Ishak Mekki Tinggalkan Rumah Dinas

RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 09:45:00

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

Hengkang dari PDIP, Irwansyah ke PKS

RABU, 10 JANUARI 2018 , 12:31:00

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

H Mularis Djahri - H Syahdina Ali Daftar ke KPU

RABU, 10 JANUARI 2018 , 19:02:00