RMOLSUMSEL

Home     


POLITIK JANGAN DICAMPUR AGAMA NANTI SEPERTI AHOK
KAMIS, 07 DESEMBER 2017 , 22:05:00 WIB
LAPORAN: DEDE SUHEN

  

RMOL. Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya meminta kepada umat antar agama tidak mencampur adukkan masalah politik dengan agama.

Ini dilakukan untuk menghindari sesuatu hal yang tidak diinginkan. Seperti halnya kejadian yang menimpa mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering disebut Ahok.

"Seperti kejadian yang menimpa Ahok. Kami berpesan kalau bukan ahlinya jangan sekali-kali membahas agama orang lain," ungkapnya, Kamis (7/12).

Menurut Ridho, dalam menyusun posisi di pemerintahan hal tersebut telah diterapkan. Semua jabatan di pemerintahan diisi oleh orang-orang yang ahli dibidangnya. Ini dilakukan agar pembangunan dan semua urusan pemerintah  tidak mengalami kendala.

"Dinas Pekerjaan Umum kita isi dengan sarjana Tehnik. Kalau disini oleh sarjana hukum tentu salah besar. Harus diisi memang oleh yang ahkinya, kalau bukan ahlinya bisa jadi kacau," ujarnya.

Ditanya mengenai banyak masyarakat Prabumulih yang suka membuat ulah dengan mengganggu kerukunan dan merusak fasilitas umum, Ridho menuturkan jika hal tersebut tak lepas dari buruknya akhlak dan mental anak itu sendiri.

"Bukan masalah narkoba saja yang rusak, mental anak sekarang juga sudah rusak. Makanya kita galakkan wajib baca tulis al quran di sekolah, agar akhlak anak itu bagus," tuturnya. [rhd]


Baca juga:
DIISUKAN BORONG PARTAI, INI TANGGAPAN GOLKAR PRABUMULIH
SETELAH SURVEI SETAHUN, PKS MANTAP DUKUNG PETAHANA RIDHO-FIKRI
BUNI YANI BAK PAHLAWAN DI TENGAH MASSA
AHMAD DHANI TERSANGKA, PRO AHOK DUKUNG POLRI
NANSUKO JILID II DIPREDIKSI MENANG TELAK 80 PERSEN


Komentar Pembaca






Berita Populer

Inilah Nama-nama Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP
PDIP Pastikan Tidak Jadi Penonton
Gagal Seleksi Pembantunya, Kredibilitas Jokowi Digerus 3 Menteri Ini...