Jangan Remehkan Mimisan, Bisa Jadi Anda Mengidap Hemofilia

Kesehatan  SELASA, 05 DESEMBER 2017 , 17:35:00 WIB | LAPORAN: INTAN SRIWIDARI

Jangan Remehkan Mimisan, Bisa Jadi Anda Mengidap Hemofilia

dr Yelsi Khairani/net

RMOL.Sudah dua minggu Mauza (4 bulan) dirawat di RSMH Palembang. Anak kedua dari Fitri Yulianti, warga Jalan Mayor Salim Batubara Sekip Pangkal ini terkena hemofilia. Tak pernah terbayangkan oleh Fitri anak keduanya bisa begini. Saat ditemui RMOLSumsel, belum lama ini, Fitri (30) menerangkan, Mauza hanya terserang demam dan dibawa ke dokter. Anehnya saat pemeriksaan lab, HB darah Mauza terbilang rendah namun tak ditemukan penyebabnya.

Setelah dilakukan CT Scan, dan pemeriksaan lengkap , dokter memvonis Mauza hemofilia.

"Indikasinya terlihat awalnya ketika HB anak saya rendah, lalu ketika diambil darah untuk diperiksa bekas lukanya terus mengeluarkan darah, darahnya keluar tak mau berhenti. Terkahir dilakukan CT Scan terlihat ada pendarahan di otak," jelas Fitri.

Menurut dr Yelsi Khairani, gejala Hemofilia bisa dilihat dari pendarahan yang sulit berhenti atau berlangsung lebih lama, termasuk perdarahan pada hidung (mimisan), otot, gusi, atau sendi. Tingkat keparahan perdarahan tergantung dari jumlah faktor pembeku dalam darah.

Pada hemofilia ringan, jumlah faktor pembekuan berkisar antara 5-50%. Gejala berupa pendarahan berkepanjangan baru muncul saat penderita mengalami luka atau pasca prosedur medis, seperti operasi.

Pada hemofilia sedang, jumlah faktor pembekuan berkisar antara 1-5%. Gejala yang dapat muncul meliputi Kulit mudah memar, pendarahan di area sekitar sendi, kesemutan dan nyeri ringan pada lutut, siku dan pergelangan kaki.

Jenis hemofilia yang terakhir adalah hemofilia berat dengan jumlah faktor pembekuan kurang dari 1%. Penderita biasanya sering mengalami perdarahan secara spontan, seperti gusi berdarah, mimisan, atau perdarahan sendi dan otot tanpa sebab yang jelas. Gejala perdarahan yang perlu diwaspadai adalah perdarahan di dalam tengkorak kepala (perdarahan intrakranial). Gejala tersebut  ditandai dengan sakit kepala berat, muntah, leher kaku, kelumpuhan di sebagian atau seluruh otot wajah, dan penglihatan ganda. Penderita hemofilia yang mengalami perdarahan intrakranial butuh penanganan darurat.

Penyebab Hemofilia adalah proses pembekuan darah membutuhkan unsur-unsur dalam darah, seperti platelet dan protein plasma darah.

Di dalam kasus hemofilia, terdapat mutasi gen yang menyebabkan tubuh kekurangan faktor pembekuan tertentu dalam darah. Penyebab hemofilia A adalah mutasi gen yang terjadi pada faktor pembekuan VII. Sedangkan hemofilia B disebabkan oleh mutasi yang terjadi pada faktor pembekuan IX (9) dalam darah.

Mutasi gen pada hemofilia A dan B terjadi pada kromoson X dan bisa diturunkan dari ayah, ibu, atau kedua orang tua. Sebagian besar wanita dapat menjadi pembawa gen abnormal ini dan menurunkannya pada anaknya, tanpa dirinya sendiri mengalami gejala hemofilia. Sedangkan pria dengan gen abnormal ini cenderung akan menderita penyakit hemofilia. Di sisi lain, mutasi gen ini juga dapat terjadi secara spontan pada penderita hemofilia yang tidak memiliki riwayat keluarga penderita hemofilia.

"Apabila tidak ada riwayat keluarga yang menderita hemofilia, biasanya kondisi ini terdiagnosis dari gejala-gejala yang terlihat. Anak-anak biasanya dicurigai menderita penyakit ini pada saat mereka mulai merangkak atau berjalan yang ditandai dengan kulit yang mudah memar atau perdarahan sendi. Sebagian lainnya ada yang terdeteksi saat memasuki usia dewasa ketika mereka menjalani prosedur gigi atau prosedur lainnya," ujar Yelsi.[sri]



Komentar Pembaca
RUU Terorisme Segera Diketok

RUU Terorisme Segera Diketok

SENIN, 21 MEI 2018 , 13:00:00

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

KAMIS, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Rocky Gerung - Kelincahan Berfikir (Bag.4)

Rocky Gerung - Kelincahan Berfikir (Bag.4)

KAMIS, 17 MEI 2018 , 19:00:00

Guru Honorer Terima SK

Guru Honorer Terima SK

KAMIS, 26 APRIL 2018 , 18:53:00

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

Ada 'Kubangan Gajah' di OKU, Nih Buktinya..

RABU, 04 APRIL 2018 , 12:17:00

Pagaralam Direndam Banjir

Pagaralam Direndam Banjir

MINGGU, 22 APRIL 2018 , 21:47:00