Ketua PAN Didesak Mundur, Eko: Legowolah, Itu Lebih Terhormat!

Politik  KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 , 20:19:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Ketua PAN Didesak Mundur, Eko: Legowolah, Itu Lebih Terhormat!
RMOL. Kabar pemecatan 9 (sembilan) pengurus DPC PAN di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang menolak dilantik dan mendesak diadakan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk mengganti ketua DPD PAN OKU, Rusli Matdian, mengundang reaksi keras dari para kader PAN termasuk para Pengurus Harian (PH).

“Kami menangkis isu pemecatan itu. Yang jelas begini, kalau memang nanti ada pemecatan, hal tersebut tentu tidak sah. Terlebih pak Ketua tidak pernah berkomunikasi dengan PH, apalagi rapat dengan PH. Jadi keputusan beliau hendak pecat memecat, itu tidak bisa serta merta dilakukan,” ungkap Sekretaris Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) PAN OKU, H Eko Wirawan, didampingi Sekretaris DPD Iwan Setiawan dan Wakil Ketua Pengkaderan Rival Kaabah, kepada RMOLSumsel, Kamis (23/11).

Perlu diketahui, jelas Eko, bahwa gejolak DPD PAN ini muncul lantaran ada dorongan murni dari arus bawah kader PAN di  OKU. Dimana mereka menginginkan dan meminta dengan hormat agar Pak Rusli Matdian mundur sebagai ketua DPD PAN OKU. Maka tak heran, sembilan pengurus DPC dimaksud, turut menolak dilantik dan meminta diadakan Musdalub.

“Jadi, 80 Persen lebih Kader PAN di OKU, mulai dari petinggi PAN di OKU, para pengurus harian PH, termasuk 9 pengurus DPC tersebut meminta Pak Rusli mundur dan minta diadakan Musdalub. Termasuk fraksi PAN di DPRD, yang menjadi motor partai, juga mempunyai keinginan yang sama,” katanya.

Kenapa begitu? Karena menurutnya, sejak H Rusli Matdian menahkodai PAN, tidak ada lagi keharmonisan di internal partai berlambang matahari terbit di daerah ini. Rusli Matdian sendiri seolah berjalan sendiri dalam kepemimpinannya.  Apalagi saat ini, bisa dibilang tidak ada lagi pengikut di belakangnya. Beliau juga, kata Eko, tidak menjalin komunikasi dengan para pengurus, terlebih pasca insiden Rakerda lalu.

Sehingga dengan demikian, keinginan agar diadakan Musdalub oleh DPW PAN Sumsel, tidak berada dalam posisi tawar menawar lagi. “Ini keinginan murni kami seluruh pengurus PAN di OKU. Pan tidak ada masalah atau cacat hukum dengan KPU. Dan memang secara hukum Pak Rusli sah sebagai ketua. Tapi ini adalah gerakan ketidakpuasan terhadap kepemimpinannya,” jelasnya lagi.

Rival Kaabah, berharap agar H Rusli Matdian dapat legowo mundur sebagai Ketua DPD PAN OKU. Itu menurutnya lebih terhormat dan lebih ksatria. Apalagi sudah diketahui, kawan-kawan di PAN memang tidak mau lagi PAN dipimpin Rusli. Termasuk orang PAN yang duduk di fraksi.

“Pemantik yang esensial bukan hanya soal duit. PAN sekarang krisis kepemimpinan. Hubungan pengurus dengan ketua tidak harmonis. Kita khawatir, kalau ketua PAN masih dipimpin H Rusli Matdian, PAN akan mengalami kemunduran.  Ya kita khawatir, PAN nol kursi kalau tetap dipimpinnya,” cetusnya.[rik]

Komentar Pembaca
Rocky Gerung: Istana Pamerkan Imoralitas

Rocky Gerung: Istana Pamerkan Imoralitas

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 13:00:00

Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00