RMOLSUMSEL

Home     


SEMANGATI JAJARAN POLRI DI PAPUA, TITO: JANGAN KENDOR
RABU, 15 NOVEMBER 2017 , 12:39:00 WIB

TITO KARNAVIAN/NET
  

RMOL. Gugurnya satu anggota Brimob Polri Brigadir Firman saat tengah melakukan tugas di Kabupaten Mimika, Papua menyisakan luka mendalam bagi Polri dan keluarga yang ditinggalkan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa hal tersebut adalah bagian dari resiko yang harus diterima sebagai prajurit yang melakukan tugas operasi.

Terlebih, saat melakukan tugas operasi di wilayah rawan dengan gejolak keamanan yang sangat tinggi seperti di Papua.

"Saya sangat menyakini bahwa hidup mati kita, termasuk kematian kita semua adalah takdir Allah SWT," ucap Tito usai acara Opening Ceremony Asean Trafic Police Forum (ATPF) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, seperti diberitakan RMOL (Induk RMOLSumsel), Rabu (15/11).

Pimpinan tertinggi korps Bhayangkara itu juga menyampaikan rasa duka kepada anak buahnya yang gugur dalam tugas, serta akan menaikan pangkat satu tingkat kepada Almarhum Bripka (Anumerta) Firman.

Atas kejadian ini, Tito berpesan kepada seluruh jajaran personel Polri, khususnya yang bertugas di Papua agar tidak gentar dalam menghadapi kelompok-kelompok bersenjata di sana.

"Kepada anggota lain yang bertugas dimana pun berada khususnya di daerah Freeport saat ini jangan kendor, semangat tetap masalah kematian adalah dari Allah SWT," tekannya.

Anggota Brimob Detasemen B Polda Papua Brigadir Firman meninggal dunia setelah diberondong peluru oleh kelompok kriminal bersenjata di Mil 69, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua pada Rabu dinihari (15/11) sekitar pukul 03.50 WIT.[rik]


Baca juga:
DIDUGA AMANKAN FEE PROYEK DIATAS RP 100 JUTA
KUAT DUGAAN POLDA AMANKAN PEJABAT NO 2 DINAS PU
SETNOV MANGKIR LAGI, GIMANA NIH KPK..
FADLI ZON DAN IRINA HERESCHENKO SEPAKAT TINGKATKAN KERJASAMA PARLEMEN
KAMU MIGRAIN JANGAN MAKAN MINUMAN INI YA..


Komentar Pembaca






Berita Populer

Kelompok Kriminal Bersenjata Ancam Serangan Balasan ke Indonesia
Suaranya Mirip Iwan Fals, Lagunya RIP Tiang Listrik
Hibur Anak Korban Penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata