RMOLSUMSEL

Home     


OTT PEJABAT MURATARA
DIDUGA AMANKAN FEE PROYEK DIATAS RP 100 JUTA
RABU, 15 NOVEMBER 2017 , 12:25:00 WIB

ILUSTRASI/NET
  

RMOL. Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilingkungan Pemkab Muratara yang belakangan menyeruak ke publik diduga terkait fee proyek dengan nilai diatas Rp 100 juta. Hal ini disampaikan nara sumber RMOLSumsel melalui telepon seluler, Rabu (15/11).

"Nilainya diatas Rp 100 juta, uang itu sebagai fee proyek di Dinas PU Pemkab Muratara," ungkapnya.

Masih menurut sumber, fee tersebut berkaitan dengan salah satu proyek kegiatan konstruksi jalan dilingkungan Dinas PU Pemkab Muratara.

Diberitakan sebelumnya, Tipikor Polda Sumsel melakukan OTT di Rumah Makan (RM) Pagi Sore Lubuklinggau. Informasi menunjukkan OTT tersebut mengamankan pejabat pemeritahan dilingkungan Kabupaten Muratara, Selasa (14/11).

Hal itu dibenarkan Manager Rumah Makan Pagi Sore, Adnan Zuri yang mengaku telah terjadi penangkapan OTT oleh Tipikor Polda Sumsel. Bahkan, sempat terjadi aksi pengejaran terhadap tersangka yang hendak melarikan diri.

Menurut Adnan, rombongan tim tipikor Polda Sumsel mendatangi rumah makan langsung mencari dan mengambil CCTV.

"Saya baru selesai sholat magrib pas kejadian itu. Mereka masuh dan mengambil CCTV untuk disita," kata Adnan.

Namun petugas yang mengambil cctv memberikan keterangan bahwa mereka dari Tipikor Polda Sumsel, lanjut Adnan.

"Tidak ada yang berseragam semua berpakaian preman," jelasnya.[RMOLSumsel]


Baca juga:
KUAT DUGAAN POLDA AMANKAN PEJABAT NO 2 DINAS PU
OTT PEJABAT MURATARA, CCTV DISITA
DITITIPI MOBIL TEMANNYA, ABDUL KADIR TAK TERIMA DITUDUH PENADAH
KEPALA SEKOLAH TERSANDUNG OTT, MAU JADI APA NEGERI INI..
KEHADIRAN KPK CUMA SAJIKAN HIBURAN OTT


Komentar Pembaca






Berita Populer

Pagi Ini Aburizal Bakrie Diperiksa KPK Kasus KTP-El
Dugaan Pelanggaran Kode Etik Novanto Mulai Terbuka
Setya Novanto Resmi Tahanan KPK