Ingin Jadi Konglomerat Jadilah Petani!

Ekonomi  RABU, 15 NOVEMBER 2017 , 08:18:00 WIB

Ingin Jadi Konglomerat Jadilah Petani!

Foto/Net

RMOL. Petani bukan lagi profesi kampungan dan tradisional, petani kini menjadi pekerjaan yang bisa membawa siapa saja menjadi kaya raya bankan menyandang status konglomerat.   

Maka dari itu anak muda Indonesia tidak boleh malu menjadi untuk bercita-cita menjadi petani. Begitu pesan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kuliah umum di Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (14/11‎).

Menurutnya, untuk menjadi petani saat ini tidak perlu gengsi‎ lagi. Pasalnya, pertanian Indonesia kini sudah menggunakan alat pertanian yang modern.

‎"Dulu gengsi malu bertani. Mereka malu karena tradisional. Kita punya kebijakan olah tanah pakai mesik, panen, prosesi pakai mesin," ujar Amran di hadapan ratusan mahasiswa.

Alhasil, sambungny, saat ini banyak pemuda Indonesia ikut terlibat dalam bidang pertanian. Kementan bahkan sudah melibatkan sebanyak 300 ribu anak muda di sektor pertanian.

"Mahasiswa kami libatkan hingga tujuh ribuan. Kami ikutkan supaya tahu soal pertanian. Jadi kalau mau jadi konglomerat, jadilah petani," ujarnya seperti diberitakan RMOL (Induk RMOLSumsel), Rabu (15/11).

Ia juga memaparkan bahwa saat ini ada asuransi bagi petani, sehingga petani tidak perlu kuatir lagi jika mengalami kegagalan saat bercocok tanam.

Amran mencontohkan, saat ke Bojonegoro, Jawa Timur, ‎para petani datang memeluknya dan menyampaikan rasa terima kasih atas adanya asuransi pertanian tersebut.

"Mereka peluk saya, Pak Menteri kami bangga. Kemarin kami kena banjir, kami dapat 8 miliar. Saya bilang itu (asuransj) menolong petani untuk tidak pernah rugi. Ini pertama dalam sejarah selama kita merdeka," sebutnya.

Di Universitas Palangka Raya yang memiliki lahan pertanian 50 ribu hektare, Menteri Amran memberikan 5.000 benih dan traktor roda empat sebanyak dua unit.

"Itu nilainya Rp 1 miliar. Dari pusat. Pak dirjen, silakan selesaikan janji saya," ujarnya sambil memberi instruksi.[rik]

Komentar Pembaca
Ini Persoalan Cetak Sawah

Ini Persoalan Cetak Sawah

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018

Wako Pastikan 2019 Air Ngalir

Wako Pastikan 2019 Air Ngalir

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018

KPR Lelang, Bidik Penjualan Aset Rp 600 Miliar
Ini Sebab BUMN Banyak Hutang

Ini Sebab BUMN Banyak Hutang

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018

Penduduk Kawasan 3T Bakal Segera Dapat Listrik
Papua Jadi Lumbung Pangan Nasional Terbaru
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00