RMOLSUMSEL

Home     


TAHUN DEPAN, PEMKOT PALEMBANG BUKA MALL PELAYANAN PUBLIK
SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 23:11:00 WIB
LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

  

RMOL. Perlu ada transformasi besar pada pelayanan perizinan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Karena, ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Palembang Ratu Dewa, belum sepenuhnya dapat melayani kebutuhan masyarakat.

"Ke depan pelayanan perizinan harus sinkron. Karena saat ini pelayanan perizinan terpadunya masih setengah hati. Artinya, masih ada perizinan yang belum diserahkan sepenuhnya ke DPM-PTSP," jelasnya saat  membuka Focus Group Discussion (FGD) di Ballroom Hotel Swarna Dwipa, Selasa (14/11).

Rencana transformasi besar tersebut, Pemkot Palembang akan menyiapkan mall pelayanan publik di mana ada semua pelayanan perizinan.

"Ke depan seluruh layanan akan jadi satu, termasuk pelayanan periznan. Kita ingin agar semuanya berada pada satu yang terintegrasi, termasuk teknis perizinan," sampainya.

Dewa menerangkan, jika nanti mall pelayanan publik ini sudah ada, maka semua pelayanan perizinan harus terpadu di sini.

"Kita ingin agar pelayanan kita sama seperti di luar-luar negeri. Sama seperti yang sudah diterapkan di Batam dan Jakarta," tuturnya.

Saat ini sudah disiapkan Desain Enginering Detailed (DED), bahkan untuk tempat sudah ada, yakni di Sriwijaya Promotion Center (SPC) Jakabaring.

"Banyak perubahan yang akan kita lakukan, sesuai permintaan Walikota Palembang, Bapak Harnojoyo terkait memangkas waktu perizinan. Jika persyaratan sudah dilengkapi oleh pemohon, maka Pemkot memberikan waktu setidaknya tiga hari untuk sampai pengurusan izin selesai," ulasnya.

Saat ini secara bertahap dimulai dari perizinan yang terkait dengan dinas kesehatan. Kemudian akan kita lakukan oada OPD terkait lainnya.

Nantinya seluruh pegawai haruslah yang siap dan berjiwa melayani. Sehingga bisa terhindar dari penyakit seperti pungli.

"Upaya kami dalam memberantas pungli, terus kami ingatkan untuk meminimalisir pertemuan antara pemohon dan pegawai. Bahkan, Ini terus disampaikan dalam apel setiap pagi sebelum bertugas, juga melakukan pengawasan internal yang dikoordinasikan dengan Inspektorat kota Palembang," tandasnya.

Sementara Asisten III Setda Kota Palembang, Agus Kelana menambahkan, komitmen ini dilakukan masih dalam kaitan iklim investasi yang masuk ke Palembang. Sebab, ada peningkatan signifikan terjadi, khususnya jelang Asian Games.

"Mall pelayanan publik itu sebagai upaya Pemkot Palembang untuk memberikan pelayanan perizinan terbaik kepada masyarakat," tuturnya singkat.

Hal yang sama diharapkan Ketua Badan Perwakilan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan (Sumsel), Herlan Asfiuddin, dimana perlu ada perubahan dalam pelayanan di Palembang.

"Inilah kesempatan kita untuk meningkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari investor yang menanamkan modalnya di Palembang. Salah satunya adalah, memberikan kemudahan dan layanan yang murah bagi investor," imbuhnya. [ida]


Baca juga:
DI DEPAN ULAMA, GUBERNUR TEGASKAN KOMITMEN ANTIPROSTITUSI
USAI ALEXIS, ANIES TUTUP DIAMOND PERMANEN!
TECO KANTONGI LIMA PEMAIN INCARAN PERSIJA
PERHATIAN.. SELAMA GELARAN ASIAN GAMES 2018 GBK DITUTUP
BURUH KEPUNG ANIES-SANDI SIANG INI!!!


Komentar Pembaca






Berita Populer

Wow....Begini Penampakan Command Center Palembang
BPR Pasar Ganti Nama Supaya Palembang Nian
Program KB Di Palembang Sejahtera dan Berkualitas