RMOLSUMSEL

Home     


PANWASCAM DITUNTUT JADI TANGAN DAN KAKI
SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 15:59:00 WIB
LAPORAN: SUHARDI

NET
  

RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengingatkan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Sumsel untuk tetap netral dalam menjalankan tugasnya mengawasi pilkada serentak di Sumsel 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua Bawaslu Sumsel, Junaidi dalam apel akbar Panwascam di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Selasa (14/11).

Menurut Junaidi, Panwascam dan Panwaslu yang jumlahnya hampir 800 orang se Sumsel ini merupakan garda terdepan dalam mengawasi jalannya pilkada serentak di Sumsel.
 
“Ini tangan dan kaki kami yang akan mengawasi tahapan pemilu mulai dari hulu sampai hilir,” ujar Junaidi.

Junaidi mengatakan, Bawaslu adalah salah satu lembaga  Negara yang bertugas menyelenggarakan pemilu khususnya mengawasi  proses pilkada dan mengawasi pemilu.

Lanjut dikatakannya, pada pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang akan melibatkan lebih dari 230 ribu penyelenggara pemilu mulai dari KPU, Bawaslu hingga pihak keamanan dengan dana sekitar Rp 2 triliun.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Richard Chahyadi  berharap melalui momentum apel akbar Panwascam se Sumsel ini diharapkan para petugas Panwascam dapat bersifat netral dan tidak diskriminasi mengawasi jalannya pilkada.

“Semoga pilkada di Sumsel  dapat berjalan lancar, aman dan kondusif  sehingga Sumsel dapat menjadi percontohan nasional dalam penerapan demokrasi,” pungkas Richard. [sri]


Baca juga:
TURUNKAN BALEHO CAGUB
GOLKAR NGOTOT PASANGKAN DODI-GIRI DI PILGUB SUMSEL
KANDIDAT CAGUB YANG BEREDAR SAJA BELUM BANYAK DIKENAL, APALAGI INDEPENDEN
CATAT NIH...TANGGAL 12-15 NOVEMBER ADA YANG SERU DI BKB
DALAM WAKTU DEKAT SELURUH PENGURUS DPC DEMOKRAT SUMSEL DILANTIK


Komentar Pembaca






Berita Populer

Inilah Nama-nama Calon Kepala Daerah yang Diusung PDIP
Demokrat Serahkan SK Dukungan Untuk Harnojoyo-Fitri
Kasihan! Titiek Soeharto Hanya Dijadikan Korban Permainan Politik...